SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Harga HP Murah Mulai Naik, Samsung dan Google Terdampak Krisis RAM

Harga HP Murah Mulai Naik, Samsung dan Google Terdampak Krisis RAM

Ilustrasi logo Samsung. (AP Photo/Lee Jin-man)

Suara Kalbar – Keterbatasan pasokan RAM mulai memberikan tekanan terhadap harga ponsel pintar, termasuk perangkat yang selama ini menyasar segmen terjangkau. Samsung dan Google tercatat melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produknya di tengah meningkatnya tekanan biaya komponen.

Mengutip Engadget, Minggu (4/10/2026), Google menaikkan harga Pixel 10a sebesar US$100 atau sekitar Rp1,79 juta. Pada periode yang sama, Samsung juga meningkatkan harga seluruh jajaran Galaxy A dengan kenaikan berkisar US$30 hingga US$70 atau sekitar Rp537 ribu sampai Rp1,25 juta.

Salah satu perangkat yang mengalami perubahan harga adalah Samsung Galaxy A17 5G. Ponsel tersebut kini dijual seharga US$270 atau sekitar Rp4,83 juta, dari sebelumnya US$200 atau Rp3,58 juta. Harga Galaxy A17 5G sebelumnya juga telah mengalami kenaikan pada Agustus.

Kenaikan berikutnya terjadi pada Galaxy A27 5G. Harganya berubah dari US$350 atau sekitar Rp6,26 juta menjadi US$380 atau sekitar Rp6,80 juta.

Hal serupa berlaku untuk Galaxy A37 5G yang kini dibanderol US$490 atau sekitar Rp8,77 juta, naik dari harga sebelumnya US$450 atau sekitar Rp8,05 juta.

Sementara itu, Galaxy A57 5G mengalami kenaikan dari US$550 atau sekitar Rp9,84 juta menjadi US$600 atau sekitar Rp10,73 juta.

Penyesuaian terbaru tersebut menjadi kenaikan harga kedua yang dilakukan Samsung dalam waktu hanya sekitar satu pekan. Dengan perubahan tersebut, seluruh lini Galaxy A kini memiliki banderol lebih tinggi dibandingkan harga sebelumnya.

Harga Google Pixel 10a Ikut Naik

Google juga melakukan penyesuaian harga terhadap Pixel 10a. Ketika pertama kali dipasarkan pada Maret, perangkat tersebut memiliki harga awal US$499 atau sekitar Rp8,92 juta.

Setelah mengalami kenaikan US$100, harga Pixel 10a di Amerika Serikat kini mencapai US$599 atau sekitar Rp10,72 juta.

Kenaikan harga juga diterapkan di Kanada. Pixel 10a yang sebelumnya diluncurkan dengan harga 679 dolar Kanada atau sekitar Rp8,52 juta, kini dijual dengan harga 849 dolar Kanada atau sekitar Rp10,6 juta.

Perubahan harga pada kedua merek tersebut terjadi ketika industri teknologi tengah menghadapi persoalan pasokan RAM. Komponen memori ini merupakan salah satu bagian penting dalam produksi perangkat elektronik, termasuk smartphone.

Terbatasnya pasokan berpotensi meningkatkan biaya produksi yang kemudian dapat diteruskan kepada konsumen melalui kenaikan harga jual perangkat.

Harga RAM Diperkirakan Masih Tinggi

Masa depan pasokan RAM juga belum sepenuhnya dapat dipastikan. Salah satu skenario yang lebih optimistis adalah meningkatnya kapasitas produksi RAM di China sehingga kondisi pasokan dapat membaik dalam waktu sekitar satu tahun.

Namun, terdapat pula proyeksi yang menyebut harga RAM berpotensi tetap berada pada level tinggi hingga 2030.

Jika tekanan harga komponen berlangsung dalam jangka panjang, segmen smartphone murah atau budget akan menghadapi tantangan yang lebih besar.

Selama ini, ponsel kelas terjangkau sangat mengandalkan harga kompetitif untuk menarik konsumen. Kenaikan biaya komponen membuat produsen harus memilih antara mempertahankan harga dengan menekan margin keuntungan atau menaikkan harga jual.

Bagi konsumen, kondisi tersebut berarti perangkat yang sebelumnya berada pada rentang harga tertentu berpotensi menjadi semakin mahal, meski kelas dan spesifikasinya relatif sama.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play