SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Aismoli Sambut Positif Rencana Insentif 1 Juta Motor Listrik dari Pemerintah

Aismoli Sambut Positif Rencana Insentif 1 Juta Motor Listrik dari Pemerintah

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menyambut baik rencana pemberian insentif untuk 1 juta unit motor listrik buatan dalam negeri. (Beritasatu.com/Medikantyo Junandika Adhikresna)

Jakarta (Suara Kalbar)– Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menyambut baik rencana pemerintah memberikan insentif bagi 1 juta unit motor listrik yang diproduksi di dalam negeri. Kebijakan tersebut dinilai dapat mendorong peningkatan penggunaan kendaraan listrik sekaligus memperkuat industri nasional.

Sekretaris Jenderal Aismoli, Hanggoro Ananta Khrisna, mengatakan pengalaman pemberian insentif pada 2023 hingga 2024 menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat terhadap sepeda motor listrik.

Menurut dia, insentif fiskal menjadi salah satu instrumen yang efektif untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

“Kalau dalam artian insentif fiskal, ini sudah terbukti pada tahun 2023-2024, adanya bantuan pembelian sepeda motor listrik ini, adopsinya cukup meningkat pesat,” kata Hanggoro, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (15/8).

Meski demikian, Aismoli masih menunggu penjelasan lebih lanjut terkait bentuk dan mekanisme insentif yang akan diterapkan pemerintah. Hanggoro menilai efektivitas kebijakan akan sangat bergantung pada skema yang disusun, termasuk jenis bantuan dan sasaran penerimanya.

“Nanti tergantung bagaimana mekanisme atau jenis insentifnya yang akan diberikan oleh pemerintah seperti apa,” ujarnya.

Aismoli juga menyatakan siap mendukung penuh kebijakan tersebut. Bahkan, asosiasi itu membuka peluang untuk terlibat dalam pembahasan apabila pemerintah membutuhkan masukan dari pelaku industri kendaraan listrik.

Menurut Hanggoro, keterlibatan industri penting agar kebijakan yang dirancang dapat sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen.

“Kita menyambut baik dan semuanya siap untuk mendukung ini. Kami siap jika diminta pendapat, diajak diskusi dalam penentuan mekanisme dan hal-hal lainnya terkait dengan insentif ini,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pemberian insentif bagi 1 juta unit motor listrik produksi dalam negeri. Pengumuman itu disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan sekaligus memperkuat industri nasional.

“Hari ini kita umumkan, kita akan berikan insentif untuk 1 juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh pengusaha Indonesia,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, terdapat tiga tujuan utama dari kebijakan tersebut. Pertama, menurunkan biaya kepemilikan kendaraan bagi masyarakat. Kedua, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar impor. Ketiga, memperkuat industri motor listrik nasional beserta rantai pasoknya.

Pemerintah berharap kebijakan insentif tersebut dapat mempercepat transisi menuju kendaraan berbasis energi bersih, sekaligus menciptakan peluang pertumbuhan baru bagi industri otomotif nasional.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play