BULOG Singkawang Gelontorkan SPHP dan Minyakita untuk Stabilkan Harga Pangan
Singkawang (Suara Kalbar)- Perum BULOG Cabang Singkawang terus memperkuat stabilitas pangan nasional melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras.
Selain itu, BULOG juga menggelontorkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita ke wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang (Singbebas) guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Pimpinan Cabang BULOG Singkawang, Noldi Ramayadi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kenaikan harga beras. Salah satu langkah utamanya adalah mempercepat distribusi bantuan pangan serta mengoptimalkan penyaluran beras SPHP dan Minyakita ke pasar-pasar SP2KP di wilayah Singbebas.
“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,3 juta ton secara nasional. Untuk Cabang Singkawang sendiri, stok beras saat ini berada di angka 5.000 ton. Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan dan SPHP hingga enam bulan ke depan. Kami juga terus menyerap gabah petani di wilayah Sambas,” ujar Noldi Ramayadi.
Sampai dengan 6 Juni 2026, penyaluran bantuan pangan beras di wilayah Singbebas telah terealisasi hampir 52 persen. Saat ini, proses distribusi kepada masyarakat masih terus berjalan di setiap desa dan kelurahan.
Percepatan ini diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat, sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.
Selain bantuan pangan, BULOG mengoptimalkan distribusi beras SPHP dan Minyakita ke berbagai saluran resmi. Saluran tersebut meliputi pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah.
Pemerintah menilai kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP serta Minyakita merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat imbau untuk tidak perlu khawatir.
Penulis : Hendra/ r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





