Rafael Leao Beri Sinyal Tinggalkan AC Milan, Ingin Cari Tantangan Baru Usai Piala Dunia 2026
Suara Kalbar – Masa depan Rafael Leao bersama AC Milan semakin menjadi sorotan. Penyerang tim nasional Portugal itu memberi indikasi kuat bahwa dirinya siap mengakhiri kebersamaan dengan Rossoneri setelah menyelesaikan tugas bersama negaranya di Piala Dunia 2026.
Dalam wawancara dengan Sport TV, Sabtu (30/5/2026), Leao mengungkapkan keinginannya untuk mencari pengalaman baru di kompetisi berbeda setelah merasa telah memberikan kontribusi maksimal selama membela klub asal Kota Milan tersebut.
“Secara pribadi, saya telah memberikan segalanya untuk AC Milan. Klub ini banyak membantu perkembangan saya dan selalu mendukung saya ketika menghadapi masa-masa sulit. Saya bersyukur bisa meninggalkan jejak dalam sejarah klub,” ujar Leao mengutip Beritasatu.com, Minggu (31/5/2026).
Pemain berusia 26 tahun itu menegaskan bahwa setiap pesepak bola memiliki ambisi untuk terus berkembang, termasuk dirinya yang kini mulai mempertimbangkan langkah berikutnya dalam karier profesional.
“Setiap orang memiliki ambisi dan saya bermimpi mendapatkan tantangan baru di liga yang berbeda. Jika itu terjadi, saya akan sangat bahagia karena merasa telah menyelesaikan tugas saya di AC Milan,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Leao saat menghadiri acara promosi merek pakaian miliknya yang turut dihadiri pemain muda Chelsea, Geovany Quenda.
Meski spekulasi mengenai masa depannya semakin menguat, Leao belum bersedia mengungkap tujuan berikutnya. Saat ditanya mengenai peluang bermain di Liga Inggris, Liga Spanyol, maupun kompetisi Arab Saudi, ia memilih fokus pada agenda terdekat bersama tim nasional Portugal.
“Saat ini yang paling penting adalah Piala Dunia dan bagaimana saya bisa membantu tim nasional semaksimal mungkin. Setelah itu saya akan mempertimbangkan pilihan terbaik untuk melanjutkan karier dan tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa,” katanya.
Leao bergabung dengan AC Milan pada 2019 setelah direkrut dari Lille. Saat itu, Rossoneri mengeluarkan dana sekitar 35 juta euro dan menyertakan Tiago Djalo dalam kesepakatan transfer ke klub Prancis tersebut.
Sejak tiba di San Siro, perkembangan Leao berlangsung pesat. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan kreativitasnya membuat pemain asal Portugal itu menjelma menjadi salah satu winger paling berbahaya di Eropa.
Puncak performanya terjadi pada musim 2021/2022 ketika ia memainkan peran sentral dalam mengantarkan AC Milan meraih gelar Serie A pertama setelah penantian lebih dari satu dekade. Pada musim yang sama, Leao juga dinobatkan sebagai pemain terbaik kompetisi.
Selama membela Rossoneri, Leao berkembang menjadi salah satu ikon klub. Mengenakan nomor punggung 10 yang sarat sejarah, ia telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan di berbagai kompetisi.
Kontribusinya juga terlihat dari produktivitas yang konsisten. Leao sukses mencetak lebih dari 50 gol dan menyumbangkan lebih dari 40 assist sepanjang kariernya bersama Milan.
Ia juga menjadi bagian penting saat AC Milan melaju hingga semifinal Liga Champions 2023, sebuah pencapaian yang menandai kebangkitan klub di level elite Eropa.
Namun, musim 2025/2026 menjadi periode yang kurang memuaskan bagi Rossoneri. Kegagalan mengamankan tiket Liga Champions disebut menjadi salah satu faktor yang memperbesar kemungkinan berakhirnya kerja sama antara Leao dan klub.
Meski performa tim mengalami pasang surut dalam beberapa musim terakhir, Leao tetap menjadi motor serangan dan sumber kreativitas utama di lini depan Milan.
Ketertarikan dari sejumlah klub elite Eropa maupun Timur Tengah juga terus mengiringi namanya dalam beberapa bursa transfer terakhir.
Pada musim yang baru berakhir, Leao mencatatkan 10 gol dan tiga assist dari 31 pertandingan di seluruh kompetisi. Meski tidak setinggi pencapaiannya pada musim-musim sebelumnya, kontribusinya tetap dianggap vital bagi skuad Milan.
Kini, di usia yang memasuki puncak karier seorang pesepak bola, Leao tampaknya siap mengambil langkah besar berikutnya. Dengan pengalaman panjang di Serie A dan status sebagai salah satu bintang utama Rossoneri, ia ingin menutup perjalanannya di San Siro dengan kenangan terbaik sebelum memulai petualangan baru.
Meski belum mengumumkan klub tujuan, pernyataan Leao menjadi sinyal paling jelas bahwa masa depannya kemungkinan tidak lagi berada di AC Milan. Keputusan mengenai klub barunya diperkirakan akan menjadi salah satu cerita besar setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





