Panglima Tertinggi Borneo Bersatu Mangkok Merah Hadiri Gawai Naik Dango ke-3 Monterado
Bengkayang (Suara Kalbar) – Panglima Tertinggi Borneo Bersatu Mangkok Merah (BBMM) Marselinus Mian menghadiri acara Naik Dango Ke 3 di Monterado, Minggu (10/5/2026)
Gawe Naik Dango Ke 3 tahun 2026 Kecamatan Monterado kali ini mengambil tema Ngampar Uma Ngarak Padi ” Menjaga Kearifan Leluhur Dalam Perubahan Zaman” yang digelar di Rumah Panjang Monterado pada 4-10 Mei 2026.
Panglima Tertinggi Borneo Bersatu Mangkok Merah Marselinus Mian dalam paparannya menyampaikan bahwa ia diundang Panitia Naik Dango Ke 3 Monterado untuk menghadiri acara bersama beberapa anggota pasukannya.
“Naik Dango adalah warisan Nenek Monyang dan Leluhur yang wajib dijaga dan lestarikan, sebab kita berilmu, berbudaya dan beradat dilakukan secara turun temurun,” tegasnya.
Untuk itu ia mengajak generasi muda untuk terus melaksanakan warisan Leluhur ini, yang sudah sepantasnya kita laksanakan setiap tahunnya sebagai ucapan syukur kepada Jubata atau Tuhan Yang Maha Esa.
” Minggu (10/5/2026) kami dari Borneo Bersatu Mangkok Merah hadir, untuk memeriahkan acara dengan harapan, bahwa apa yang telah kami warisan saat ini tetap diteruskan oleh semua generasi pada waktu mendatang,”sambungnya.
Seluruh Masyarakat Dayak se Borneo atau Kalimantan Wajib Bersatu, dan kami akan tetap hadir dalam setiap momen adat, dan juga setiap permasalahan mengenai masyarakat adat dayak yang ada di Monterado, Bengkayang, Kalimantan dan Indonesia.
“Perayaan Gawe adat Naik Dango merupakan Simbol persatuan, dalam menjaga budaya , adat dan tradisi,”pungkasnya.
Penulis: Kurnadi





