SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Opini Nasib GreenLand

Nasib GreenLand

Aurora di Greenland

Oleh: Abang Mat

Isi hati semua bangsa-bangsa sekutu Amerika Serikat terungkap, saat Amerika Serikat bersungguh-sungguh menginginkan Greenland. Yang diperlukan AS untuk mengamankan sisi utara AS dari semua ancaman angkatan laut Rusia. Semua sekutu di NATO bersatu menentang AS, setelah lebih dari 70 tahun AS melindungi mereka semua dari ancaman Rusia. Semua sekutu AS dengan kesungguhan penuh, memilih sanggup berperang, demi membela Denmark yang menahan kemerdekaan GreenLand selama berabad-abad. Walau mereka sama-sama tau, kemungkinan besar hasilnya adalah kekalahan dipihak mereka.

Yang paling mengecewakan adalah bahkan Kanada pun tak memihak Amerika Serikat. AS wajar kecewa dengan keadaan ini, karena itu artinya semua pengorbanan mereka selama ini, tak dibalas dengan balasan yang layak mereka dapatkan. Seperti yang diketahui, Amerika Serikat adalah pendana utama anggaran tahunan NATO selama puluhan tahun. Dan berkat adanya jaminan keamanan dari Amerika Serikat lah, Rusia menjadi ragu menyerbu semua negara di Eropa Barat dan sampai hari ini Eropa Barat bisa menjadi kaum kapitalis yang berjaya. Inggris yang mempunyai bom atom pun, diperkirakan kalah saat melawan Rusia.

Dilihat dari peta kekuatan antar negara, satu-satunya negara NATO di Eropa yang mempunyai bom atom adalah Prancis. Itupun kekuatannya tak sampai 1/10 kekuatan bom atom AS. Oleh sebab itu hal yang perlu dilakukan AS adalah dengan mengunci Prancis, sehingga membuat Prancis tak bisa memakai bom atomnya. Karena kalau tetap mereka pakai, mereka yang rugi besar. Dampak terbesarnya adalah mereka pasti kehilangan semua ”jajahan mereka” di Afrika selamanya. Keadaan ini tentu sangat ditakuti Prancis, yang masih merajai 1/4 benua Afrika. Sedangkan Inggris, sudah pasti tak akan menyerang AS.

Setelah Prancis dibekukan, mau tak mau tentara Amerika Serikat perlu berperang langsung menghadapi semua tentara negara-negara yang masih memaksakan diri membela Denmark. Pengamat perang internasional tentunya tau, perbedaan kekuatan yang ada antara Amerika Serikat dan semua lawan Eropanya. Selambat-lambatnya dalam waktu satu bulan, Amerika Serikat meraih kemenangan. Semua negara eropa, seperti Jerman dan Italia yang membela Denmark, pasti tak mau merasakan seperti yang di alami Jepang dalam perang dunia kedua. Dan Rusia pasti tak akan menolong mereka. Itu pasti.

Setelah Denmark dan semua pendukungnya kalah, barulah Amerika Serikat sah memiliki GreenLand. Sebagai bangsa yang berperadaban tinggi, sudah tentu AS menjadi penguasa yang adil bagi semua pribumi GreenLand. Yang pertama dengan membiarkan semua pribumi Greenland menentukan kemauan mereka sendiri, tetap menjadi warga negara Denmark atau memilih menjadi warga negara AS. Kemudian dengan tetap melestarikan bahasa pribumi GreenLand di tempat umum. Dan tentunya AS tak perlu membayar triliunan dollar kepada Denmark, karena Denmark sudah dikalahkan. Akhir kata, Jayalah Bangsa Amerika !!!

*Penulis adalah sosok yang mendambakan orang indian menjadi gubernur California dan Florida.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play