SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Dewa United Bidik Kemenangan Kesembilan Beruntun Saat Hadapi Kesatria Bengawan Solo

Dewa United Bidik Kemenangan Kesembilan Beruntun Saat Hadapi Kesatria Bengawan Solo

Dewa United menargerkan memperpanjang rekor kemenangan menjadi sembilan laga beruntun sekaligus menegaskan statusnya sebagai juara bertahan IBL. (Istimewa)

Suara Kalbar – Dewa United Banten bertekad menutup musim reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dengan kemenangan saat menjamu Kesatria Bengawan Solo di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Minggu (10/5/2026) malam.

Dewa United datang dengan modal impresif setelah membukukan delapan kemenangan beruntun, termasuk kemenangan atas Bogor Hornbills pada Sabtu (9/5/2026). Tren positif itu menjadi bekal penting bagi tim asuhan Agusti Julbe Bosch untuk melanjutkan performa apik menjelang babak playoff.

Meski hasil pertandingan kontra Kesatria tidak akan memengaruhi posisi di klasemen akhir, Dewa United dipastikan finis di peringkat keempat dengan catatan 13 kemenangan dan enam kekalahan. Namun, target tim bukan sekadar menutup musim dengan hasil positif, melainkan memperpanjang rekor kemenangan menjadi sembilan laga beruntun sekaligus menegaskan status mereka sebagai juara bertahan IBL.

Pada sisi lain, Kesatria masih memiliki misi penting. Kemenangan atas Dewa United berpotensi membawa tim bisa merebut peringkat kelima klasemen dari Tangerang Hawks Basketball. Karena itu, laga malam ini diprediksi berlangsung sengit.

Pada pertemuan pertama musim ini di Sritex Arena pada pertengahan Februari 2026, Dewa United harus menelan pil pahit dan mengakui keunggulan Kesatria dengan skor 84-95. Saat itu, Dewa United tampil tidak dalam kekuatan penuh karena hanya diperkuat satu pemain asing. Kini, dengan komposisi skuad yang lebih lengkap dan performa tim yang tengah menanjak, Dewa United diyakini tampil lebih kompetitif.

Pertandingan ini juga menghadirkan duel menarik antara Arki Dikania Wisnu dan Avan Seputra. Keduanya pernah menjadi bagian penting Satria Muda sebelum melanjutkan karier di tim berbeda. Pada pertemuan pertama, Arki mencatatkan empat poin dan dua rebound, sedangkan Avan tampil lebih dominan dengan kontribusi 14 poin, empat rebound, dan satu assist.

Meski bukan pencetak angka utama, pengalaman Arki tetap menjadi aset penting bagi Dewa United, terutama dalam menghadapi laga-laga krusial. Musim ini, kontribusinya meningkat dari rata-rata 3,4 poin menjadi 4,6 poin per gim. Sementara itu, Avan tampil impresif di musim perdananya bersama Kesatria dengan catatan rata-rata 9,8 poin, 2,6 rebound, dan 1,5 assist per gim.

Laga Dewa United kontra Kesatria menjadi penutup musim reguler sebelum babak playoff IBL GoPay 2026 dimulai pada 23 Mei mendatang. Duel ini diperkirakan menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk mengukur kekuatan sebelum memasuki fase kompetisi yang lebih menentukan.

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play