BYD Masuk Daftar TIME, Salip Tesla dalam Penjualan Mobil Listrik
Suara Kalbar – Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, masuk dalam daftar 100 Perusahaan Paling Berpengaruh versi TIME. Pencapaian ini menegaskan posisi BYD sebagai pemain utama di industri kendaraan listrik global.
Dalam beberapa tahun terakhir, BYD mencatatkan lonjakan signifikan, bahkan berhasil melampaui Tesla dalam total penjualan kendaraan listrik tahunan.
Transformasi tersebut tidak lepas dari visi pendirinya, Wang Chuanfu, yang ingin membawa China dari sekadar pusat produksi global menjadi pelopor teknologi kendaraan listrik dengan harga terjangkau.
Kini, ambisi itu telah terwujud. Produk BYD telah dipasarkan di lebih dari 70 negara, dengan fasilitas produksi yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Brasil, India, Jepang, California, hingga ekspansi terbaru yang direncanakan di Hungaria.
Sepanjang tahun lalu, BYD mencatatkan pengiriman sebanyak 4,6 juta unit kendaraan. Angka ini menjadikannya sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di dunia dari sisi volume penjualan.
Tak hanya unggul dari sisi distribusi, BYD juga terus menghadirkan inovasi. Salah satu terobosannya adalah teknologi baterai yang mampu mengisi daya dalam waktu sekitar lima menit. Perusahaan juga memperluas lini produknya, mulai dari mobil kompak hingga SUV untuk menjangkau pasar global yang lebih luas.
“Kami selalu percaya pada inovasi teknologi untuk kehidupan yang lebih baik, dan akan terus mendukung pengembangan hijau dan berkelanjutan di seluruh dunia,” ujar Wang dalam wawancaranya.
Sebagai pionir, BYD juga dikenal melalui pengembangan teknologi Blade Battery, yakni baterai berbasis lithium iron phosphate (LFP) yang diklaim lebih aman, tahan panas, serta memiliki efisiensi ruang lebih baik dibandingkan baterai konvensional.
Di Indonesia, kehadiran BYD juga semakin terasa seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Sejumlah model yang dipasarkan mengandalkan teknologi baterai tersebut sebagai keunggulan utama, terutama dalam aspek keamanan, daya tahan, dan efisiensi biaya.
Dengan kombinasi inovasi teknologi, ekspansi global, dan strategi harga kompetitif, BYD kini menjadi salah satu kekuatan utama yang membentuk masa depan industri otomotif dunia.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





