Dokter Taiwan Ungkap Musuh Tersembunyi yang Perlahan Rusak Ginjal
Suara Kalbar – Di Taiwan, sekitar 2 juta orang tercatat menderita penyakit ginjal kronis. Kondisi ini sebagian besar dipicu oleh kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam dalam jangka panjang akibat keseringan jajan di luar rumah.
Konsumsi garam berlebihan menjadi ancaman utama bagi kesehatan ginjal. Dokter spesialis ginjal dari Taiwan, Dr Hong Yung-Hsiang, mengingatkan bahwa natrium merupakan “musuh tersembunyi” yang dapat merusak ginjal secara perlahan.
Menurut Dr Hong, kerusakan ginjal tidak terjadi secara instan akibat satu kali makan asin. Namun, akumulasi konsumsi natrium setiap hari menjadi faktor utama yang mempercepat penurunan fungsi ginjal. “Setiap butir garam yang Anda konsumsi menentukan umur ginjal Anda,” ujarnya.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa asupan natrium tinggi berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit ginjal kronis. Sebaliknya, pembatasan garam terbukti mampu menurunkan kadar protein dalam urin (proteinuria) dan membantu mengontrol tekanan darah.
Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah menghabiskan kuah makanan seperti mi atau sup. Kuah diketahui mengandung konsentrasi natrium tertinggi dibandingkan komponen lainnya.
Untuk itu, Dr Hong membagikan tiga langkah sederhana guna menjaga kesehatan ginjal, khususnya bagi masyarakat yang sering makan di luar.
1. Hindari konsumsi kaldu berlebihan
Kuah atau kaldu mengandung kadar garam tinggi. Sebaiknya hindari mengonsumsinya secara berlebihan untuk mengurangi asupan natrium.
2. Pisahkan saus dari makanan
Saus cocol dan saus salad sebaiknya tidak langsung dicampur. Makanan yang terendam saus akan menyerap lebih banyak garam tanpa disadari.
3. Batasi makanan berat hanya sekali sehari
Jika sudah mengonsumsi makanan tinggi garam atau berbumbu kuat, imbangi dengan makanan ringan dan sehat pada waktu makan berikutnya agar ginjal memiliki waktu untuk memulihkan diri.
Dr Hong menegaskan bahwa menjaga kesehatan ginjal tidak berarti harus menghindari semua makanan favorit.
“Kita tidak harus sepenuhnya meninggalkan makanan yang kita sukai. Kuncinya adalah mengurangi dampaknya melalui pilihan kecil setiap hari,” katanya.
Ia menambahkan, perubahan sederhana seperti mengurangi kuah, membatasi saus, dan menekan konsumsi garam dapat membantu menjaga fungsi ginjal dalam jangka panjang.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






