Temui Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Bupati Erlina Dorong Penguatan Sektor Kelautan dan Perikanan
Mempawah (Suara Kalbar) – Bupati Mempawah Erlina melakukan audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, di Gedung Mina Bahari I, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO), Erlina hadir bersama jajaran pengurus untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis daerah kepulauan dan pesisir kepada pemerintah pusat.
Audiensi tersebut bertujuan memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Erlina menegaskan bahwa daerah kepulauan dan pesisir memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda dibandingkan wilayah daratan, sehingga membutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih spesifik dan adaptif.
“Wilayah kepulauan dan pesisir memiliki tantangan tersendiri, mulai dari aksesibilitas, infrastruktur dasar, hingga perlindungan ekosistem laut. Karena itu, kebijakan yang diterapkan harus benar-benar mempertimbangkan kondisi riil di lapangan,” ujar Erlina.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas daerah melalui Aspeksindo dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir di tingkat nasional.
“Melalui Aspeksindo, kami berkomitmen memperkuat kolaborasi antar daerah kepulauan dan pesisir agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam merumuskan kebijakan nasional yang berpihak pada nelayan dan masyarakat pesisir,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Erlina turut mendorong percepatan realisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Mempawah.
Program strategis KKP itu dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat ekonomi pesisir.
“Kami berharap Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera direalisasikan di Kabupaten Mempawah. Program ini sangat relevan untuk mendorong peningkatan kualitas permukiman nelayan, penguatan usaha perikanan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendorong transformasi sektor kelautan dan perikanan nasional melalui pendekatan ekonomi biru.
Ia menekankan pentingnya praktik perikanan berkelanjutan guna menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan.
Menurutnya, penguatan kelembagaan nelayan dan koperasi perikanan menjadi strategi utamw agar nelayan memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai distribusi.
Pemerintah juga terus mengembangkan program-program prioritas berbasis keberlanjutan untuk memastikan sektor kelautan dan perikanan menjadi penopang ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
Sebelumnya, Bupati Erlina juga melakukan audiensi dengan Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kebijakan Program Prioritas, TB Ardi Januar.
Pertemuan tersebut membahas penguatan pengawasan program prioritas serta peluang dukungan pusat bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Mempawah.
Audiensi ini menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir di tingkat nasional.
Melalui komunikasi yang intensif dan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan sektor kelautan dan perikanan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Penulis: Prokopim Mpw
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






