SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Revitalisasi Sekolah Dikebut, Mendikdasmen: Fondasi Generasi Unggul Era Prabowo

Revitalisasi Sekolah Dikebut, Mendikdasmen: Fondasi Generasi Unggul Era Prabowo

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat meresmikan hasil revitalisasi sekolah di SD Muhammadiyah 1 Kudus, Jumat, 2 Januari 2025. (Beritasatu.com/Jamaah)

Jakarta (Suara Kalbar)- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil revitalisasi sekolah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (2/1/2026). Langkah ini menjadi bukti percepatan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyediaan sarana pendidikan yang modern dan layak.

Salah satu peresmian dilakukan di SD Muhammadiyah 1 Kudus. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Ia menyebut, perbaikan infrastruktur sekolah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi merupakan bagian dari mandat besar Presiden Prabowo Subianto untuk membangun fondasi generasi unggul di masa depan.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen kuat pemerintah untuk kita membangun pendidikan yang berkualitas. Sarana yang baik adalah syarat mutlak untuk melahirkan generasi berkualitas yang siap bersaing,” ujar Abdul Mu’ti.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung visi dan misi Presiden Prabowo, pemerintah mengalokasikan anggaran bernilai fantastis pada 2025. Secara nasional, program revitalisasi menyasar 16.175 satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp 16,9 triliun. Abdul Mu’ti mengungkapkan, hingga awal Januari 2026 progres pembangunan secara nasional telah mencapai 95%.

“Sebagian besar sudah selesai pada Desember lalu. Sisanya yang dalam tahap akhir hanya terkendala faktor force majeure . Kami terus memantau ketat agar dana revitalisasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Kabupaten Kudus menjadi salah satu daerah yang berhasil menyelesaikan program revitalisasi secara tuntas dengan tingkat penyelesaian mencapai 100 persen. Di wilayah ini, revitalisasi menjangkau 141 satuan pendidikan dengan total anggaran sebesar Rp 94,41 miliar.

Cakupan program revitalisasi tersebut bersifat luas dan inklusif, meliputi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga sekolah luar biasa (SLB).

“Dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, kami ingin kualitas kegiatan belajar mengajar, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler, semakin meningkat. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan menginspirasi bagi anak-anak kita,” tandas Abdul Mu’ti.

Langkah masif ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi dunia pendidikan Indonesia untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur dan memastikan setiap anak bangsa mendapatkan hak belajar di fasilitas yang layak, demi tercapainya target Indonesia Emas yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan