Cetak Generasi Qurani, Lima Siswa MTsN 3 Mempawah Lulus Uji Petik Hafalan Juz Amma
Mempawah (Suara Kalbar) — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Islam di Kabupaten Mempawah. Sejumlah siswa terbaik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Mempawah resmi dinyatakan lulus dalam uji petik hafalan Al-Qur’an tahap pertama Juz 30 atau Juz Amma. Capaian ini merupakan menjadi bukti bahwa komitmen madrasah dalam menumbuhkan generasi Qurani yang unggul secara akademik dan spiritual.
Dalam proses pengujian, para siswa menunjukkan kemampuan hafalan yang baik, disertai kefasihan makhraj huruf dan ketepatan tajwid. Uji petik dilakukan secara langsung di hadapan para penguji yang menilai tidak hanya kelancaran hafalan, tetapi juga ketepatan pelafalan serta adab dalam membaca Al-Qur’an.
Adapun lima siswa yang dinyatakan lulus pada tahap ini yakni Faiza Nur Syabila (kelas 7A), Rivzi Aprilia (kelas 7A), Kelsi Permata Sari (kelas 7B), Sofiah Azizah (kelas 8C), dan Aurellia (kelas 9A). Kelimanya dinilai layak melanjutkan ke tahapan pembinaan dan penguatan hafalan berikutnya.
Kepala MTs Negeri 3 Mempawah, Rabawi, mengaku bersyukur dan bangga atas capaian para siswanya. Ia menyampaikan bahwa kelulusan ini bukan sekadar prestasi individual, melainkan hasil dari proses pembinaan yang konsisten di lingkungan madrasah.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan orang tua. Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak dalam menjaga dan mencintai Al-Qur’an,” kata Rabawi kepada Suarakalbar.co.id. Senin (22/12/2025).
Rabawi menjelaskan, program tahfiz Al-Qur’an merupakan salah satu program unggulan MTsN 3 Mempawah yang terus dikembangkan. Menurutnya, uji petik hafalan ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus motivasi bagi siswa agar lebih disiplin dan bertanggung jawab terhadap hafalan mereka.
Ia menilai keberhasilan tahap awal ini menunjukkan arah pendidikan madrasah yang semakin positif.
Lebih lanjut, Rabawi menyampaikan bahwa keberhasilan lima siswa tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya.
“Kami berharap prestasi ini memotivasi siswa lain untuk lebih giat menghafal Al-Qur’an. Tidak hanya mengejar kelulusan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak yang baik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran para guru pembimbing yang secara konsisten mendampingi siswa dalam proses menghafal. Rabawi menilai dedikasi para pendidik menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas bacaan dan pemahaman siswa terhadap Al-Qur’an, sehingga hasil yang dicapai tidak sekadar hafal, tetapi juga benar secara kaidah.
Rabawi berharap program tahfiz di MTsN 3 Mempawah dapat terus berkelanjutan dan melahirkan lebih banyak generasi Qurani di masa mendatang.
“Kami berkomitmen menjadikan madrasah ini sebagai pusat pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Semoga anak-anak ini kelak menjadi pribadi yang membanggakan agama, keluarga, dan daerah,” pungkasnya.
Penulis: Diko Eno
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






