Kue Tradisional Natal Dari Berbagai Negara
Suara Kalbar– Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tanggal 25 Desember sebagai perayaan atas kelahiran Yesus Kristus. Menjadi momen untuk merenungkan makna spiritual, memperkuat keimanan, dan mempererat kasih sayang, perayaan Natal biasanya dibarengi dengan berbagai jenis suguhan.
Suguhan seperti makanan dan minuman menjadi pelengkap kebersamaan. Utamanya jenis-jenis kue mulai dari tradisional hingga modern. Kali ini kita akan membahas beberapa kue tradisional yang wajib ada saat Natal di beberapa negara:
Dari Jerman, memiliki kue tradisional bernama Stollen Bread, roti berisi campuran buah-buahan kering, kacang-kacangan dan rempah-rempah, kemudian ditutup dengan taburan gula bubuk layaknya salju.
Skotlandia, memiliki kue tradisional bernama Shorbread, kue kering yang dikenal sejak abad ke-12, terbuat dari tepung terigu/ gandum, gula dan mentega, aromanya wangi dan teksturnya mudah rapuh saat digigit.
Inggris, memiliki kue tradisional bernama Christmas Cake, hidangan wajib saat Natal, berupa kue berwarna cokelat yang terbuat dari campuran buah-buahan yang direndam di dalam brandy dalam waktu lama.
India, memiliki kue tradisional bernama Kue Plum, kue berwarna cokelat, dipenuhi buah-buahan kering dan kacang-kacangan yang sudah direndam dalam rum atau brandy.
Spanyol, memiliki kue tradisional bernama Roco`n de Reyes. Dikenal sebagai “Roti Gulung Raja”, merupakan salah satu hidangan penutup Natal, berbentuk seperti mahkota besar, dilapisi buah dan gula.
Filipina, memiliki kue tradisional bernama Crema de fruta, hidangan penutup saat Natal ini berupa kue sifon berwarna cerah dengan puding krim, koktail buah dan gelatin rasa buah.
Perancis, memiliki kue tradisional bernama Yule Log, makanan penutup berupa kue cokelat berbentuk batang kayu yang dihias dengan benda-benda Natal.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






