SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Peristiwa Banjir di Sekadau, Air Mulai Surut, Kerusakan Infrastruktur Hingga Bansos Disalurkan

Banjir di Sekadau, Air Mulai Surut, Kerusakan Infrastruktur Hingga Bansos Disalurkan

Kondisi banjir di Dusun Kemawan, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. SUARAKALBAR.CO.ID/BPBD Sekadau.

Sekadau (Suara Kalbar) – Banjir di empat kecamatan yaitu Kecamatan Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Taman, Kecamatan Sekadau Hilir dan Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau, mulai surut. Sejumlah jalan hingga jembatan alami kerusakan.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten Sekadau, per tanggal 1 Desember 2024, pukul 22:45 WIB, terdapat dua kecamatan yang masih terendam ataupun terdampak banjir yaitu Kecamatan Sekadau Hulu dan Kecamatan Sekadau Hilir.

Dua kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Nanga Mahap dan Kecamatan Nanga Taman kondisi banjir telah berangsur surut, sehingga di beberapa desa sudah mulai dapat beraktifitas seperti biasa.

“Banjir ini karena terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi yang cukup lama yg terjadi perhuluan di Kecamatan Nanga Mahap dan Nangga Taman, ” kata Kalak BPBD Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi.

Saat ini BPBD Kabupaten Sekadau sudah mulai memberikan bantuan logistik berupa sembako namun terbatas hanya sebanyak 450 paket. Bantuan beras juga diberikan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sekadau kepada masyarakat terdampak banjir.

Kemudian ada juga dari Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau yang melakukan pelayanan medis secara geratis bagi warga terdampak banjir. Selain itu Ikatan Wartawan Sekadau bersama Polres Sekadau juga telah bergerak menyalurkan bantuan sembako di Dusun Kemawan, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, yang mana banjir juga sudah mulai surut di lokasi tersebut.

Sementara itu, Bupati Sekadau telah menetapkan Status Tanggap Darurat melalui Surat Keputusan Bupati Sekadau Nomor :300.2/280/BPBD/XI/2024 tanggal 28 November 2024 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Bajir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor di Kabupaten Sekadau Tahun 2024.

Sampai saat ini banjir yang terjadi berdampak pada beberapa aktivitas seperti beberapa tempat pelayan umum yang terendam. Terhambatnya proses pencoblosan pemilihan kepala daerah di beberapa TPS. Terganggunya akses jalan dari desa ke kecamatan dan kecamatan ke kabupaten.

Terjadi longsor di jalan provinsi Nanga Taman- Nanga Mahap di desa Nanga suri. Terganggunya aktifitas warga akibat rumah terendam banjir. Terdapat tiang listrik miring/hampir roboh membahayakan pengguna jalan di desa Nanga suri.

Putusnya jembatan gantung Seringat Desa Menterap, Kecamatan Sekadau Hulu. Robohnya jembatan Keranyik Desa Teluk Kebau, Kecamatan Nanga Mahap. Serta longsor pada bahu jalan Masjid Al-Taqwa Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir.

Berikut data luasan banjir di Kabupaten Sekadau:

Kecamatan Nanga Mahap

1. Desa Nanga Mahap: 59 KK , 236 jiwa rumah terendam : 39

2. Batu Pahat : 39 KK, 156 jiwa, rumah terendam: 56

3. Lembah Beringin : 26 KK ,104 jiwa,rumah terendam : 17

4. Teluk Kebau : 8 KK, 32 jiwa, rumah terendam : 5

5. Landau Apin : 24 KK, 96 jiwa, rumah terendam : 12

6. Tembaga : 14 KK, 56 jiwa, rumah terendam : 5

7. Tembesuk : 13 KK, 52 jiwa, rumah terendam : 8

8. Landau Kumpai : 17 kk, 68 jiwa, rumah terendam :8

9. Tamang : 0 KK, 0 jiwa, rumah terendam : 0

10. Nanga Suri : 0 KK, 0 jiwa, rumah terendam : 0

Kecamatan Nanga Taman

1. Nanga Taman : 49 KK, 196 jiwa, rumah terendam : 49

2. Engkukun Hulu: 0 KK, 0 jiwa , rumah terendam : 0

3. Semerawai : 0 KK, 0 jiwa, rumah terendam : 0

4. Nanga Koman : 4 KK, 16 jiwa, rumah terendam : 4

5. Nanga Kiukang : 25 KK, 100 jiwa, rumah terendam : 25

Kecamatan Sekadau Hulu

1. Tinting Boyok : 0 KK, 0 Jiwa, rumah terendam : 0

2. Sungai Sambang : 13 KK, 52 jiwa, rumah terendam 13

3. Sekonau : 0 KK, 0 jiwa, rumah terendam : 0

4. Setawar : 15 KK, 60 jiwa, rumah terendam : 12

5. Perongkan : 22 KK, 88 jiwa, rumah terendam : 22

6. Nanga Menterap : 150 KK, 600 jiwa, rumah terendam : 150

7. Rawak Hulu : 115 KK, 460 Jiwa, rumah terendam : 115, KK mengungsi : 0, jiwa mengungsi : 0

8. Mondi : 0 KK, 0 jiwa, rumah terendam : 0

9. Tapang Perodah : 31 KK, 124 jiwa, rumah terendam : 31

Kecamatan Sekadau Hilir

1. Mungguk : 258 KK, 890 jiwa, rumah terendam : 64

Penulis: Tim/Rilis

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play