Pekerja Kontruksi Meninggal Dunia di Kamar Kost Jalan Rubini Mempawah

Jenazah Eko Fitriyono saat dibawa personel Polsek Mempawah Hilir dan Tim Inafis Polres Mempawah ke RSUD dr Rubini untuk visum et repertum, Sabtu (11/5/2024). SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Mempawah (Suara Kalbar) – Seorang pekerja kontruksi bernama Eko Fitriyono, 48 tahun, ditemukan meninggal dunia di salah satu rumah kost Jalan dr Rubini, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Sabtu (11/5/2024) pukul 08.00 WIB.

Eko Fitriyono adalah warga Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat yang sejak beberapa waktu lalu bekerja di Mempawah.

Informasi yang dihimpun, kisah Eko yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kostnya itu berawal dari kecurigaan istrinya, LN, yang tinggal di Pontianak.

Sebab sejak tadi malam, Jumat (10/5/20224), hingga Sabtu dinihari, yakni pukul 20.00 – 03.00 WIB, Eko tak kunjung mengangkat telepon LN.

LN yang merasa khawatir dengan kondisi Eko, pada pagi hari bergegas menyusul ke Mempawah untuk memastikan kondisi sang suami.

Sesampainya di kamar kost Eko sekitar pukul 06.30 WIB, LN langsung menggedor pintu kamar. Tapi tak mendapat jawaban.

Bahkan ditunggu beberapa waktu, Eko juga tak kunjung membuka pintu. Akhirnya, LN langsung melapor ke Ketua RT setempat, yakni Suwandi.

Bersama Ketua RT dan warga setempat, pintu kamar kost kembali digedor beramai-ramai. Namun tetap saja Eko Fitriyono tak memberikan jawaban.

Sekitar pukul 08.00 WIB, warga berinisiatif membuka jendela kamar kostnya. Setelah masuk ke dalam, Ketua RT dan warga melihat tubuh Eko sudah terbaring kaku. Diduga ia telah meninggal dunia.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Mempawah Hilir. Dari pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Mempawah di TKP dapat dipastikan Eko telah meninggal dunia.

Jenazah Eko selanjutnya dibawa ke RSUD dr Rubini untuk dilakukan visum et repertum.

Kapolres Mempawah AKBP Sudarsono melalui Kapolsek Mempawah Hilir Ipda Lodrick Taliak Hungan ketika dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kapolsek Ipda Lodrick, dari olah TKP tidak ditemukan adanya ciri-ciri atau bekas tindakan kekerasan.

“Begitu pula dengan hasil visum et repertum yang dilakukan Tim Medis RSUD dr Rubini Mempawah, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, sehingga disimpulkan bahwa korban meninggal dunia karena sakit,” jelasnya.

Kapolsek Ipda Lodrick juga menyebut, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan kemudian jenazah Eko Fitriyono langsung dibawa pulang ke rumah duka di Pontianak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS