Bea Cukai Nanga Badau dan Kastam Diraja Malaysia Perkuat Kerja Sama di Perbatasan

Kepala Bea Cukai Nanga Badau Henry Imanuel Sinuraya (kiri) sedang berbincang hangat dengan Ketua Kastam Diraja Malaysia Sarawak Norizan (kanan) dalam kunjungan kerja Kastam Diraja Malasari Sarawak ke Kantor Bea Cukai Nanga Badau, di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. ANTARA

Kapuas Hulu (Suara Kalbar)- Bea Cukai Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu  bersama dengan Kastam Diraja Malaysia (KDM) Sarawak, telah memperkuat kerja sama mereka dalam mengawasi peredaran atau penyelundupan barang ilegal, terutama narkoba, di daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

Menurut Kepala Bea Cukai Nanga Badau, Henry Imanuel Sinuraya, operasi gabungan joint task force akan dilakukan kembali untuk mengamankan jalur perbatasan dan mencegah terjadinya penyelundupan barang ilegal. Sinuraya menekankan bahwa hubungan kerja sama antara Bea Cukai Nanga Badau dan Kastam Diraja Malaysia Sarawak telah terjalin dengan baik, terutama dalam upaya memberantas penyeludupan barang ilegal, termasuk narkoba.

“Kami akan kembali melakukan operasi gabungan joint task force untuk mengamankan jalur perbatasan mengantisipasi terjadinya penyelundupan barang ilegal,” katanya melansir dari ANTARA, Sabtu(11/5/2024).

Sinuraya mengatakan hubungan kerja sama Bea Cukai Nanga Badau dan Kastam Diraja Malaysia Sarawak selama ini cukup baik dan komitmen untuk memberantas penyeludupan barang ilegal terlebih lagi terkait narkoba.

Ia menjelaskan dalam kunjungan Ketua Kastam Diraja Malaysia Sarawak ke Bea Cukai Nanga Badau telah membahas kerja sama antara Indonesia dan Malaysia serta memperkuat pengawasan di daerah perbatasan.

“Kami tentu menyambut baik atas kunjungan pihak Kastam Diraja Malaysia Sarawak itu tentu itu akan semakin memperkuat hubungan baik yang sudah terjalin selama ini,” katanya.

Dengan demikian, kata Sinuraya, operasi gabungan dalam rangka pengawasan dan pengamanan daerah perbatasan akan kembali dilaksanakan Tahun 2024 ini.

Sementara itu, Ketua Kastam Diraja Malaysia Sarawak Norizan mengatakan operasi gabungan sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyeludupan barang ilegal terutama narkoba.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Bea Cukai Badau telah menerima kunjungan kerja kami dan kami telah berbincang mengenai joint task force 2024 dan kami komitmen memperkuat hubungan kerja sama di perbatasan ini,” katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS