Selama 3 Tahun, Anak Dibawah Umur di Kubu Raya Jadi Korban Pelecehan Ayah Kandung

BR dan AN saat digiring menuju sel Mapolres Kubu Raya.[SUARAKALBAR.CO.ID/Yati S]

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Nasib tragis menimpa seorang anak dibawah umur di Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya yang harus menjadi pelampiasan nafsu ayah kandungnya sendiri sejak tahun Februari 2020 lalu saat ibu korban bekerja. Akibat perbuatan pelaku korban hamil pada bulan Juni 2020, mengetahui hal tersebut,korban pun mencari cara untuk mengugurkan kandunganya dengan obat-obatan dosis tinggi.

Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat mengatakan, setelah korban keguguran, pelaku kembali melakukan hal tersebut hingga korban hamil untuk kedua kalinya, dan diketahui oleh ibu korban usai mengetahui hal tersebut ibu korban menjaga korban agar tidak diperlakukan hal sama Kembali oleh ayahnya.

“Melihat istrinya melindungi korban,pelaku ini mencari cara agar dapat melancarkan aksi dan mengancam akan bunuh diri dan meminta anak yang dikandung korban tetap dijaga dan keluarga tersebut pindah namun istrinya tidak setuju,” kata Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat.

Pada agustus 2023 kejadian tersebut terulang Kembali,Ibu korban yang meminta korban melayani pelaku lantaran pelaku mengaku jika sedang sakit dan umurnya tidak Panjang lagi,serta ibu korban takut akan kehilangan suaminya dan tidak bisa tidur jika tidak ada pelaku.

“Setiap keinginan pelaku tidak dipenuhi, Pelaku mengancam korban agar mau disetubuhi dengan cara mengancam akan membunuh korban menggunakan parang dan apabila korban tidak mau disetubuhi pelaku mengancam akan membunuh diri sendiri dengan cara gantung diri dan meminum racun serangga,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut pasutri asal Kecamatan Terentang tersebut kini harus mendekam di Mapolres Kubu Raya, selain itu petugas juga menyita pakaian korban dan pelaku satu buah parang dan satu strip obat kontrasepsi.