Nekat Rudapaksa Anak Dibawah Umur, Pemuda Asal Sanggau Ditangkap Polisi

Pelaku diamankan di Mapolres Sanggau.[SUARAKALBAR.CO.ID/Darmansyah D

Sanggau (Suara Kalbar) – Polisi telah menahan seorang pria berinisial BK (25) atas dugaan merudapaksa terhadap seorang anak di bawah umur. Mirisnya, pelaku ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Keduanya tinggal di Kelurahan Berngin, Kabupaten Sanggau.

Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Sulastri, mengungkapkan bahwa korban adalah seorang anak di bawah umur yang memiliki hubungan keluarga dengan tersangka dan tinggal bersama dengan tersangka dan istrinya.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tersangka telah melakukan persetubuhan dengan korban sebanyak tiga kali. Kejadian pertama terjadi pada akhir tahun 2022, ketika korban baru pulang sekolah dan istri tersangka tidak berada di rumah. Perbuatan terakhir dilakukan pada tanggal 14 Mei 2023 di kamar rumah tersangka,” kata Kasat AKP Sulastri, Rabu (24/5/2023).

Tersangka dijerat dengan pasal-pasal yang berlaku terkait tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, yaitu pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah (PP) pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU, dan pasal 82 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU, yang bersama-sama dengan pasal 76E UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Terhadap tersangka, dikenakan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara, serta denda maksimal lima miliar rupiah,” tutup Kasat Reskrim.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Penulis: Darmansyah DEditor: Diko Eno