Kejurnas Paralayang di Singkawang, Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Seri perdana Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang Trip Of Indonesia (TROI) seri perdana oleh Aspotdirga KASAU yang sekaligus Ketua Harian Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), Marsda TNI Andi Wijaya di Sky Park Bukit Rindu Alam Kota Singkawang, Kamis (25/5/2023).[HO-MC Singkawang]

Singkawang(Suara Kalbar)– Kota Singkawang berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah olah raga paralayang di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya seri perdana Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang Trip Of Indonesia (TROI) seri perdana oleh Aspotdirga KASAU yang sekaligus Ketua Harian Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), Marsda TNI Andi Wijaya di Sky Park Bukit Rindu Alam Kota Singkawang, Kamis (25/5/2023).

Mengawali sambutannya, Andi Wijaya mengatakan olah raga kedirgantaraan sangat berpotensi untuk meningkatkan pariwisata. Ia pun menyebut para Atlet Paralayang sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dalam meningkatkan perekonomian dan pariwisata.

“Olah raga kedirgantaraan itu sangat berpotensi meningkatkan pariwisata, jadi mereka ini para atlet paralayang, adalah pahlawan tanpa tanda jasa dalam meningkatkan perekonomian dan pariwisata,” katanya, dalam keterangan tertulis diterima Suarakalbar.co.id, Jumat(26/5/2023).

Ia mengungkapkan olah raga tersebut jika tanpa sponsor dan tanpa dana, maka akan jadi terhambat, oleh sebab itu diperlukan dukungan pemerintah agar olah raga paralayang bisa berkembang dan dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian dan pariwisata.

“Olah raga ini sangat bergantung pada sponsor, jika tidak ada sponsor atau tanpa dana, maka akan jadi terhambat,” ujarnya.

Sebagai Ketua Harian FASI, Ia mengingatkan, setiap even olah raga kedirgantaraan, erat hubungannya dengan FASI. Jika terdapat pihak yang mengatasnamakan FASI dalam eventnya, maka pihak pemerintah harus meminta konfirmasi kepada pihak Lanud yang ada di daerahnya.

“Setiap olah raga kedirgantaraan, erat hubungannya dengan FASI, jadi kalau ada pihak yang mengatasnamakan FASI dalam eventnya, pihak pemerintah harus meminta konfirmasi kepada pihak Lanud di daerahnya,” pesannya.

Sementara itu, Pj. Wali Kota Singkawang, Sumastro menyebut olah raga paralayang merupakan bagian dari olahraga masyarakat yang dilaksanakan dan diarahkan untuk memassalkan olahraga sebagai upaya mengembangkan kesadaran masyarakat dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran, kegembiraan, dan hubungan sosial.

Menurutnya, tingginya tingkat minat dan animo komunitas paralayang di Indonesia untuk mengikuti kejuaraan paralayang di Singkawang, menjadikan Pemkot Singkawang sangat serius serta berkomitmen untuk mensukseskan dan akan menjadikan even tersebut masuk sebagai agenda event tahunan daerah.

Ia berharap melalui event ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang akan mendongkrak munculnya komunitas/klub paralayang di daerah.

“Melalui even ini, diharapkan akan melahirkan atlet-atlet yang berprestasi, serta mampu mendongkrak munculnya komunitas/klub paralayang di daerah,” harapnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS