Jual Gado-gado, Bude Painin Bisa Bertahan Hidup di Sekadau

Bude Painin penjual gado-gado saat diwawancara. SUARAKALBAR.CO.ID/Sandi

Sekadau (Suara Kalbar) – Bude Painin Ulan, sosok wanita tangguh yang setiap hari menekuni jualan Gado-gado untuk bertahan hidup di Kabupaten Sekadau. Bude Painin jualan mangkal di kawasan taman Lawang Kuari (dulu taman segitiga) laris manis.

Gado-gado legendaris yang sudah berjual kurang lebih 16 tahun. Sebelum berjualan di depan Indomaret samping taman segitiga Bude Painin pernah berdagang di dearah lain.

Bude Painin merupakan wanita asal Jawa yang merantau ke Kalimantan untuk membuka usaha dengan berdagang untuk kebutuhan hidup.

“Saya datang ke Kalimantan hanya bersama anak semata wayangnya saya,” tutur Bude Painin yang merupakan tulang punggung semenjak berpisah dengan suami.

Bude Painin jualan gado-gado tanpa dibantu promosi lewat sosmed apapun.

“Saya sekarang hanya fokus menjual gado-gado, tapi sebelumnya juga menjual cendol karena faktor kesehatan yang tidak mendukung,” ujar Bude Painin.

Bude Paini mengaku pendapatan perhari tidak menentu tergantung ada momen. Hanya rata-rata mampu mencapai Rp150 ribu.

“Perbulan kadang mencapai jutaan rupiah, bahkan dalam momen tertentu ia bisa meraup ratusan rupiah hanya dalam sehari,” cerita Bude Painin.

Untuk mencapai mendapatkan omzet jutaan ini Bude mengaku perlu usaha keras dengan seorang anak untuk mempertahankan dagang gado-gado tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS