Syafaruddin Daeng Usman: Sesama Penyelenggara Pemilu Jangan Menjatuhkan

  • Bagikan
Ilustrasi Seorang petugas pemilu membantu seorang perempuan lanjut usia untuk menandai jarinya dengan tinta setelah memberikan suaranya pada Pilkada di Tangerang, Banten, 27 Juni 2018. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)

Pontianak (Suara Kalbar) – Anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Kalbar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Syafaruddin Daeng Usman, mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggandeng pegiat pemilu individu maupun kelompok dalam menjalankan pengawasan pada Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang.

“Dengan masa kampanye Pemilu Serentak Tahun 2024 yang telah diputuskan hanya 75 hari, beban pengawasan tidak mungkin dilakukan seorang diri oleh Bawaslu di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota,”katanya yang diterima oleh Suarakalbar.co.id, Selasa (24/1/2023).

“Sesuai slogan Bawaslu bahwa bersama rakyat mengawasi Pemilu, sehingga jajaran pengawas mempunyai tanggung jawab moral untuk mengajak masyarakat individu maupun kelompok untuk kritis dalam mengawasi pemilu,”ujarnya.

Bang Din sapaannya menambahkan, beban pengawasan Pemilu Serentak Tahun 2024 juga bisa dikurangi dengan dibangunnya sinergi dan komunikasi yang baik dengan KPU. Seluruh tahapan pemilu kedua lembaga ini dituntut untuk berkolaborasi.

“Kemudian jika selama ini ada gap antara pengawas dan caleg, mestinya dapat berkolaborasi untuk sama-sama mengawasi pemilu. Jika ada selisih paham, boleh melakukan perdebatan selama dalam koridor aturan undang-undang,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan penyelenggara pemilu di Provinsi Kalimantan Barat mengedepankan transparansi dalam membangun organisasi.

Dicontohkannya, banyak pengaduan ke DKPP RI dikarenakan kecurigaan antara penyelenggara pemilu dengan koleganya.

“Jangan sampai antar komisioner saling curiga, tidak ada keakraban. Selama ini banyak laporan ke DKPP RI bersumber dari internal. Budaya kerja harus diubah, harus ada transparansi dan kesetaraan, jangan lagi ada persaingan antar Koordinator Divisi,” tutupnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan