SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Fisip Untan Pontianak Gelar ICONAST, Kolaborasi Perguruan Tinggi Luar Negeri

Fisip Untan Pontianak Gelar ICONAST, Kolaborasi Perguruan Tinggi Luar Negeri

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untan Pontianak menggelar 1st International Conference on Applied Science, Social Innovation, and Technology (ICONAST) di Lantai 3 Gedung Rektorat Untan Pontianak pada Rabu (21/9/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Sahrul Ramadhan

Pontianak (Suara Kalbar) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Untan Pontianak menggelar 1st International Conference on Applied Science, Social Innovation, and Technology (ICONAST) di Lantai 3 Gedung Rektorat Untan Pontianak pada Rabu (21/9/2022).

Kegiatan ini buka oleh Rektor Universitas Tanjungpura, Prof, Dr. Garuda Wiko S.H. M.Si serta diikuti oleh 1250 partisipan dan 60 presenter jurnal yang berasal dari Indonesia, Malaysia dan Pakistan.

“Konferensi internasional merupakan kolaborasi Fisip Untan Pontianak dengan berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri serta diharapkan dapat membawa dampak positif,” kata Ketua Panitia Kegiatan, Dr. Elyta, S.Sos., M.Si.

Ia menjelaskan, pemateri tidak hanya dari dosen Untan Pontianak saja, namun juga ada beberapa pemateri dari luar negeri.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang penerapan teknologi dan inovasi sosial,” ungkap Elyta.

Elyta berharap, dengan terselengaranya kegiatan ICONAST ini dapat terbentuk kerjasama harmonis antara civitas akademika dari Universitas Tanjungpura dengan seluruh Civitas Akademika lainnya di Indonesia dan di Dunia.

“Kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika di Universitas Tanjungpura untuk terus berkarya terutama dalam bidang akademis sebagai wujud dari Tridarma perguruan tinggi,”pungkasnya.

Acara konfrensi internasional ini bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL) Indonesia, Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII), Dayak International Organisation (DIO), E-Governance and Sustainability Institute. Magister Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, fakultas geografi Universitas Gajah Mada, Universiti Teknologi Mara, Universitas Dr. Soetomo, University of Bradford, Indiana University Bloomington dan Indonesian City Diplomacy Academic Community (ICDAC).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play