SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Wabup Natuna Minta Jaga Keamanan Pangan

Wabup Natuna Minta Jaga Keamanan Pangan

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat membuka kegiatan Pengawalan Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) dan Pasar Pangan Aman Berbasisi Komunitas (PPABK) Intervensi Tahun 2021, di Aula Natuna Hotel, Selasa (30/8/2022) pagi.

Natuna (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda mengatakan keamanan pangan merupakan salah satu isu sentral yang berkembang di masyarakat, karena tuntutan masyarakat terhadap makanan yang sehat dan halal.

“Keamanan pangan diselenggarakan untuk menjaga pangan tetap aman, higienis dan bermutu serta untuk mencegah cemaran biologis dan kimia yang dapat membahayakan kesehatan manusia,” ujar Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda saat membuka kegiatan Pengawalan Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) dan Pasar Pangan Aman Berbasisi Komunitas (PPABK) Intervensi Tahun 2021, di Aula Natuna Hotel, Selasa (30/8/2022) pagi.

Dia menjelaskan menyikapi hal tersebut, pemerintah melalui Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 di mana pada salah satu pasalnya mengatur tentang keamanan pangan.

Di tempat yang sama Kepala BPOM Batam, Bagus Heri Purnomo mengatakan sepanjang tahun 2022 Balai POM di Batam sudah melakukan intervensi keamanan pangan dalam program gerakan keamanan pangan desa di Kabupaten Natuna sebanyak 7 desa, yaitu desa Sepempang, desa Air Lengit, desa Sedarat Baru, desa Cemaga Tengah, desa Mekar Jaya, desa Limau Manis dan desa Pulau Tiga. “Kegiatan tersebut dilakukan untuk melindungi diri dari makanan yang tidak aman,”katanya.

Ia mengatakan perlu disadari bahwa semua kejadian dan akibat buruk dari pangan yang tidak aman, baik terhadap kesehatan maupun terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, menjadi peringatan bagi pemerintah dan pelaku usaha serta konsumen tentang pentingnya penanganan keamanan pangan secara terus menerus.

“Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan selain akan memberikan pemahaman dan kesadaran kepada konsumen untuk dapat memilah dan memilih produk pangan berkualitas, juga meminimalkan pihak-pihak tertentu untuk mengeruk keuntungan, tanpa memperhitungkan dampak kerugiannya,” katanya.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play