Penjual Bendera di Jalan Arteri Supadio Keluhkan Minat Pembeli Masih Rendah

  • Bagikan
Lapak atribut kemerdekaan milik Andre yang berada di Kawasan Jalan Arteri Supadio Kabupaten Kubu Raya, Jumat (5/8/2022) siang. SUARAKALBAR.CO.ID/ Septa

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Sejumlah penjual atribut kemerdekaan mengaku penjualan mereka saat ini belum terlalu tinggi lantaran minat masyarakat untuk membeli atribut bendera masih rendah. Hal ini dirasakan Andre, satu diantara penjual atribut kemerdekaan di Jalan Arteri Supadio Kabupaten Kubu Raya Jumat (5/8/2022) siang.

Ia mengaku jika di tahun sebelumnya ketika awal Agustus stok benderanya sudah berkurang namun kini belum terlihat ada peningkatan penjualan.

“Kalau tahun kemaren ini sudah banyak yang beli, biasanya itu mulai ramai dari tanggal 3 gitu sudah ramai tapi ini belum,” katanya.

Ia mengungkapkan sudah berjualan bendera sejak 2002 di Surabaya namun pada tahun 2014 ia memilih pindah dan mulai berjualan di kota pontianak dan sekitarnya.

“Mulai buka lapak itu dari awal agustus sampai nanti selesai itu tanggal 18 agustus baru berhenti jualan. Dari dulu memang sudah jualan ini ,” tambanya.

Andre mengaku mendapat bendera langsung dari pengrajin , harga atribut kemerdekaan yang ia jual pun bervariasi dari harga Rp 5 ribu sampai Rp 350 ribu.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan