Kabar Gembira Bagi Warga Dua Desa di Sadaniang, Jalan Penghubung Diaspal Pemkab Mempawah

  • Bagikan
Bupati Mempawah, Erlina, bersama Kadis PUPR Hamdani dan Camat Sadaniang Budi Utoyo, meninjau progres pengaspalan ruas jalan penghubung Desa Desa Amawang – Desa Suak Barangan, Rabu (3/8/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. Diskominfo Mpw

Mempawah (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Mempawah telah melaksanakan proyek pengaspalan ruas jalan penghubung Desa Amawang – Desa Suak Barangan, Kecamatan Sadaniang.

Hingga saat ini, menurut Bupati Mempawah, Erlina, pekerjaan pengaspalan jalan itu telah mencapai progres 30 persen.

Hal tersebut disampaikan Erlina usai melakukan pengecekan pengaspalan jalan penghubung tersebut, Rabu (3/8/2022) pagi.

Menurut Erlina lagi, sebelumnya ruas jalan ini sangat sulit dilewati kendaraan apalagi jika kondisinya basah karena musim hujan.

“Saya saja pernah memiliki pengalaman terjebak di sini hingga hampir tengah malam, karena mobil masuk ke kubangan lumpur,” jelas bupati.

Ke depannya, tambah dia, ruas jalan ini direncanakan terhubung ke Kabupaten Bengkayang, di mana efeknya diharapkan ada pertumbuhan baru di wilayah Kecamatan Sadaniang dan sekitarnya, jadi nanti bisa terhubung ke Desa Pasir.

Sebelumnya, Pemkab Mempawah melalui Dinas PUPR juga meminta kepada pihak pelaksana untuk memberdayakan sumber daya di sekitar seperti tenaga kerja dan material.

“Asalkan masuk dalam spesifikasi yang dibutuhkan, silahkan diserap, hal ini harus diprioritaskan untuk masyarakat setempat. Alhamdulillah hal ini sudah dilaksanakan,” paparnya.

Maka dari itu, Erlina selanjutnya berpesan kepada masyarakat Sadaniang dan sekitarnya agar mendukung proyek ini agar tuntas sesuai target.

“Tentunya agar seluruh lapisan masyarakat yang melewati ruas jalan ini merasa nyaman dan cepat sampai tujuan,” imbuh dia.

Erlina juga mengungkapkan, saat kunjungan itu, dirinya juga bertemu dengan beberapa warga yang melintas, mereka mengaku senang sekali.

“Salah satunya dua gadis cantik yang mengendarai motor trail sambil membuka sepatunya agar tidak berlumpur. Nah, kalau jalan aspal sudah mulus, nanti mereka dapat tampil cantik tanpa belepotan lagi,” ucap Erlina seraya tersenyum.

Dan atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah, Erlina menghaturkan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat jika terdapat jalan-jalan yang kondisinya rusak.

“Hal ini kami mohon maklumi, dikarenakan situasi yang sulit yang baru saja kita lewati yakni Pandemi COVID-19, di mana dampaknya berimbas pada berbagai sektor termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” bebernya.

Erlina juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pekerjaan ini, terutama Pemerintah Pusat karena sumber anggarannya berasal dari pusat.

“Semoga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Setelah dari Sadaniang, saya akan bertolak ke Desa Sungai Bakau Kecil, juga untuk meninjau pekerjaan jalan,” tutup Erlina.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan