Ponpes Tahfidzul Qur’an Nusantara Terbakar, Pemkab Sintang Bantu Sembako untuk Santri

  • Bagikan
Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto meninjau kondisi Gedung Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Nusantara di Desa Dak Jaya Kecamatan Binjai Kabupaten Sintang yang mendapat musibah kebakaran pada pada Sabtu (31/7/2021).

Sintang (Suara Kalbar)- Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto meninjau kondisi Gedung Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nusantara di Desa Dak Jaya Kecamatan Binjai Kabupaten Sintang yang mendapat musibah kebakaran pada pada Sabtu (31/7/2021).

Kedatangan Wakil Bupati Sintang disambut Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nusantara. Pondok pesantren yang dibangun pada tahun 2016 tersebut terbakar pada Sabtu, 31 Juli 2021 sekitar pukul 08. 54 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, satu orang santri dilaporkan mengalami luka ringan.
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nusantara yang beralamat di Jalan Kuari Dusun Tuah Muanua RT.10 RW. II Desa Dak Jaya Kecamatan Binjai Hulu memiliki sekitar 157 orang santri dengan 9 ustadz yang membimbing.

Wakil Bupati Sintang Sudiyanto kepada pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nusantara menyampaikan turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa bangunan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nusantara.

“Pak Ustadz, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran ini. korban jiwa memang tidak ada. Tetapi kerugian material memang cukup besar,” terang Wabup.

“Pondok Pesantren merupakan tempat generasi penerus bangsa menuntut ilmu, secara khusus ilmu agama. Semoga bangunan ini bisa segera dibangun kembali. Saya lihat buku-buku juga banyak terbakar, dan semoga bukunya bisa segera dibelikan yang baru, bahkan jumlahnya bisa semakin bertambah nanti,”sambungnya.

Wabup juga akan memanggil Kepala Dinas Sosial, agar bisa dibantu sembako untuk para santri yang belajar di pondok pesantren ini. Itu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sintang atas musibah kebakaran ini.

“Saya berharap, para santri dan para ustadz yang membimbing para santri untuk tetap sabar dan aktivitas belajar tetap bisa dilaksanakan. Saya berpesan, agar segala KTP, KK atau akta yang menyangkut dokumen-dokumen lainnya agar cepat dikoordinasikan dengan dinas teknis agar segera diselesaikan,”pungkas Wabup.

  • Bagikan