Demam Pada Anak di Era Covid 19, Kapan Perlu Dibawa ke Rumah Sakit?

  • Bagikan

dr. Kenya Leilani
SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Di era Covid 19 ini pasti cukup mendebarkan untuk pergi ke Rumah Sakit terutama untuk anak – anak dan orang dengan lanjut usia. Tetapi kita tahu bahwa tidak semua penyakit dapat dicegah salah satunya yaitu demam pada anak. Demam pada anak – anak sehat biasanya tidak mengindikasikan penyakit yang serius. Tetapi dalam keadaan lain, demam merupakan salah satu bentuk perlawanan tubuh dalam kuman penyebab penyakit.

Umumnya, suhu tubuh normal antara 36.5oC – 37.5oC. Namun, suhu badan yang mencapai 37.5oC masih bisa disebut berada di ambang suhu normal sepanjang tidak memiliki kecenderungan untuk meningkat. Kendati demikian, demam yang dialami tetap perlu penanganan yang tepat terutama jika suhu tubuh tidak kunjung turun. Jika anak demam dengan kondisi yang masih tampak nyaman, tindakan yang sebaiknya dilakukan para orangtua hanya observasi. 

Hal itu dilakukan sampai suhu tubuh turun dengan sendirinya, tetapi jika tidak kunjung turun, ada hal – hal yang dapat dilakukan para orang tua sebelum membawa sang buah hati ke Rumah sakit. Berikut adalah penanganan awal yang dapat orang tua lakukan. 

Memakaikan mereka pakaian yang longgar dan ringan. Pakaian yang terlalu tebal akan membuat panas tubuhnya terperangkap sehingga membuatnya semakin tidak nyaman. Sementara itu, jika pakaian terlalu tipis, sang anak dapat menggigil kedinginan. Solusinya, cukup kenakan satu lapis pakaian saja pada anak setelah itu pakaikan selimut yang nyaman.

Kompres dahi anak dengan air hangat. Hindari mengompres dengan air dingin karena akan memiliki efek kebalikannya dan malah menaikkan suhu tubuh sang anak.

Sediakan air minum dekat anak agar ia bisa minum kapanpun ketika merasa haus. Pastikan anak minum dalam jumlah yang cukup dan sering saat sedang demam agar tidak mengalami dehidrasi. 

Berikan pengawasan lebih pada anak guna mengetahui perkembangan demam nya. Jika demam cenderung meningkat, para orangtua dapat memberikan obat penurun panas setiap 5 jam sekali.

Terakhir yang tidak kalah penting adalah para orang tua harus tetap tenang. Pastikan tidak panik selama memberikan penanganan pada anak. Atasi rasa panik dengan mencoba fokus demi kesembuhan buah hati. Pada beberapa kasus, demam berangsur membaik setelah istirahat cukup dalam beberapa jam. Selama menangani buah hati yang tengah demam, jangan lupa untuk sering cuci tangan pakai sabun sebelum merawatnya guna mengurangi penyebaran infeksi lain.

Demam pada anak memang lebih sering terjadi pada orang dewasa. Hal ini mengingat system kekebalan tubuh anak yang masih dalam proses perkembangan. Anda sebagai orangtua tentu bisa memaklumi kenyataan ini. Namun, jangan khawatir, dengan pemahaman yang cukup akan gejala dan cara penanganan demam pada anak, Anda tentu bisa mengupayakan yang terbaik untuk mencegah dan menanganinya sejak dini. Terutama di era Covid 19 ini anda bisa mencegah sang anak terpapar kuman penyebab infeksi. Cara terbaiknya adalah dengan membiasakannya hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan rajin cuci tangan pakai sabun terutama sebelum makan, usai menggunakan toilet dan saat ke kamar mandi, sebelum dan sesudah memasuki rumah. 

Namun, jika demam terlanjur menyerang, lakukan penanganan awal seperti disebutkan diatas agar anak merasa nyaman. Rasa nyaman yang Anda berikan tentunya bisa mengalirkan energy positif sehingga anak termotivasi untuk segera sembuh.

Sumber:https://www.emedicinehealth.com/fever_in_children/article_em.htm

Penulis : dr. Kenya Leilani (RSUD Bumi Sebalo Kabupaten Bengkayang

  • Bagikan
You cannot copy content of this page