SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Peduli Sosial, Relawan Desa Wajok Hulu Sosialisasi Dampak Covid-19 Hingga Salurkan Bantuan Pada Warga

Peduli Sosial, Relawan Desa Wajok Hulu Sosialisasi Dampak Covid-19 Hingga Salurkan Bantuan Pada Warga

Tim Relawan Desa Wajok Hulu saat melakukan penyemprotam Disinfektan.[Ist]

Mempawah (Suara Kalbar)- Aksi memberantas Covid-19 dilingkungan masyarakat terus dilakukan,berbagai upaya sering dilaksanakan semua elemen dalam menghadapi virus mematikan ini.

Warga Desa Wajok Hulu yang tergabung dalam Relawan Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah bergerak bersama memberikan sosialisasi dan pencegahan covid-19 kepada warga di desa wajok hulu disekitarnya, Rabu (08/04/2020).

Para relawan Covid 19 Desa wajok hulu ini meliputi 70 orang warga masyarakat desa wajok hulu, 1 orang anggota polsek Jungkat, 1 orang  Anggota babinsa desa wajok hulu, 1 orang puskesmas wajok hulu, dan staf desa wajok hulu,  bergabung membentuk Pos Relawan Covid 19 Desa Wajok Hul, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah.

Ketua Relawan Covid-19 Desa Wajok Hulu Jayni Ahmad mengatakan, sebelumnya anggota yang dibentuknya ini telah melakukan sosialisasi kepada warga. Memberikan pengarahan hingga petunjuk antisipasi penanganan Covid-19.

“Kami sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada warga desa wajok hulu, memberikan pengarahan dan cara antisipasi penanganan covid 19 ini, sebelum dilakukan penyemprotan disinfektan,” katanya.

Tak hanya itu, tim relawan telah membuat hand sanitizer dan dibagikan secara gratis ke warga.

“Tim relawan covid 19 desa wajok hulu, juga memproduksi hand sanitizer dan membagikannya secara gratis kepada warga saat pekerja di lapangan di berbagai wilayah desa wajok hulu. Selain itu kami juga membagikan masker kepada warga, dimana masker tersebut didapat dari sumbangan dari teman yang tinggal di jakarta akan kepedulian dengan kegiatan relawan covid 19 desa wajok hulu,” ujar Jayni Ahmad.

Selain memberi bantuan, Jayni Ahmad ingin pula mengedukasi kemandirian kepada warga. Meskipun situasi sedang tidak menguntungkan, namun bukan berarti orang-orang harus berpangkutangan. Ia tak memungkiri ada banyak warga yang sebetulnya mampu tetapi karena mendengar ada bantuan.

“Itu sebetulnya yang tidak kami inginkan. Kami ingin memberi bantuan, tapi tidak ingin membuat mereka menjadi candu. Maka kami juga berikan edukasi, misalnya ketika ada yang meminta penyemprotan, kami tanya dulu apakah mereka ada alatnya, dan mampu membeli disinfektan sendiri. Kalau mereka mampu, kami arahkan mereka untuk berupaya sendiri,” tuturnya.

“Selain itu, tim relawan covid 19 desa wajok hulu  bergerak setiap hari dalam pendataan orang yang masuk dan keluar di wilayah desa wajok hulu dan kami juga terima laporan dari masyarakat jika ada masalah tentang covid 19 ini. Kami juga koordinasi selalu dengan pihak polsek jungkat dan puskesmas wajok hulu dalam melakukan aktivitas pencegahan covid 19 ini.” tambahnya lagi.

Tidak berhenti sampai di situ, tim relawan covid 19 Desa Wajok Hulu ini juga menggalang donasi untuk memberikan bantuan bahan pokok bagi pekerja-pekerja yang terdampak physical distancing. Kendati pemerintah juga telah menggelontorkan dana, menurut mereka masih ada orang-orang rawan miskin yang belum masuk daftar pembagian dari pemerintah.

“Kami di sini ingin mem-back-up pemerintah. Kami paham bahwa pemerintah telah melakukan pendataan secara bottom up. Tapi masih ada perbedaan data ketika turun lagi ke bawah. Nah di sini kita merangkul orang-orang yang belum masuk ke daftar dari pemerintah,” jelasnya.

Dia katakan tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja yang ingin menjadi donatur,baik itu dari indivindu maupun pihak perusahaan.

“Kami juga tidak menutup kemungkinan akan menerima bantuan yang masuk dari pihak pengusaha, karena kita lihat bahwa untuk di desa wajok hulu ini banyak sekali perusahaan dan untuk sampai sekarang ini belum ada terdata perusahaan yang ada di desa wajok hulu ini berpartisipasi dalam bentuk apapun kepedulian membantu tim relawan covid 19 desa wajok hulu ini,” jelasnya.

“Harapan kami kepada seluruh warga desa wajok hulu ini, mengikuti arahan yang sudah diberikan, baik dari pemerintah maupun dari pihak puskesmas. Jangan lupa cuci tangan usai melakukan aktivitas dan selalu jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan di sekitar, dan itu semua adalah merupakan pencegahan berkembangnya covid 19,” pungkasnya.

Penulis : Tim  Liputan

Editor    : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play