Bela 6 Peladang, Fopad Melawi Siap Turun Aksi Solidaritas
![]() |
| Keluarga Besar Forum Pemuda Dayak Kabupaten Melawi.[Suarakalbar/Dea] |
Melawi (Suara Kalbar)- Proses hukum yang menimpa 6 orang peladang asal Sintang terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) . Menyita simpati dari berbagai pihak.
Tak terkecuali dari Forum Pemuda Dayak (Fopad) Kabupaten Melawi, yang siap ikut serta pada aksi solidaritas tanggal 9 Maret 2020 mendatang di Pengadilan Negeri Sintang dengan agenda mendengarkan hasil keputusan sidang perkara.
“Sebagai Bentuk Solidaritas, lahir dan besar dari anak Peladang kita merasa wajib untuk turun ke sintang,” ungkap Ketua Fopad Melawi, Saleh Tapa dikonfirmasi Suarakalbar.co.id, Kamis (5/3/2020).
Saleh mengatakan sebagai anak peladang akan hadir dalam kegiatan tersebut. Ia bersama yang lainnya akan memberikan dukungan moril kepada Enam Peladang yang saat ini sedang menjalani proses sidang. “Aksi kami murni membela, tidak ada kepentingan lainnya. Karena kami juga anak peladang,” tegasnya.
Saleh berharap ke enam peladang tersebut dapat divonis bebas. Menurutnya, Berladang ini bukan untuk mencari kekayaan, tetapi bagaimana kami orang dayak bisa memenuhi kebutuhan hidup. Baik itu untuk makan atau memenuhi kebutuhan lainnya. “jika proses berladang ini dilarang, maka pelaksanaan Gawai Dayak terancam tidak ada. Hal ini menyangkut harkat dan martabat Bangsa Dayak,” pungkasnya.
Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor : Diko Eno





