Kabut Asap Selimuti Dua Desa di Segedong, Camat Iskandar: Stop Bakar Lahan!
![]() |
| Camat Segedong, Iskandar, bersama Satgas Karhutla Kecamatan Segedong, melakukan penyemprotan di salah satu titik kebakaran lahan. SUARAKALBAR.CO.ID/Ist |
Mempawah (Suara Kalbar) – Kebakaran lahan juga terjadi di
Kecamatan Segedong, sejak 24 Februari lalu. Tepatnya, di Desa Peniti Dalam II
dan Peniti Besar.
Camat Segedong, Iskandar, mengaku, Tim Satgas Karhutla
Kecamatan Segedong saat ini tengah berupaya memadamkan api di dua desa tersebut.
Bahkan, pihaknya juga melibatkan pihak perusahaan, PT. MSL.
“Kebakaran lahan yang terdeteksi sejak 24 Februari lalu, membuat asap
semakin tebal menyelimuti Kecamatan Segedong. Kami terus bekerja keras memadamkan
api agar tak meluas,” ujarnya saat dihubungi suarakalbar.co.id, Minggu (28/2/2021)
sore.
Iskandar mengatakan, Tim Satgas Karhutla yang terdiri atas
Camat Segedong dan staf, Kapolsek, Danramil beserta anggota yang dibantu Tim
Damkar PT. MSL, terus melakukan penyemprotan dan berupaya memblokir api.
“Kami telah memetakan titik-titik api atau hotspot di
Kecamatan Segedong. Terbesar memang kita temukan di Desa Peniti Dalam II dan
Desa Peniti Besar. Kami imbau agar masyarakat maupun petani supaya segera
menghentikan pembakaran lahan,” ungkap dia.
Iskandar menegaskan, dirinya bersama Satgas Karhutla juga
telah menginstruksikan kepada seluruh kepala desa di Kecamatan Segedong, agar
berperan aktif mengingatkan masyarakatnya untuk menghentikan aksi pembakaran
lahan.
Jika masih ditemukan, maka Iskandar meminta Polsek Segedong bertindak
tegas dan memproses hukum siapapun yang kedapatan membakar lahan.
“Percuma kita melakukan pemadaman, jika di titik lain masih
ada oknum masyarakat atau petani yang melakukan pembakaran. Jadi semua pihak
harus bersinergi agar karhutla di Kecamatan Segedong bisa dihentikan,” pungkasnya.
Penulis : Distra





