SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Sekda Kubu Raya Dorong 39 Ribu UMKM Bersatu Lewat KDMP dan Perumda

Sekda Kubu Raya Dorong 39 Ribu UMKM Bersatu Lewat KDMP dan Perumda

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam

Kubu Raya (Suara Kalbar)  – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mendorong sekitar 39 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah memiliki legalitas dan perizinan lengkap untuk bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kelembagaan usaha, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, mengatakan penguatan UMKM menjadi strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya setelah mengikuti arahan Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, bersama sejumlah pihak terkait mengenai pengembangan dan penguatan UMKM.

Menurut Yusran, pengembangan usaha masyarakat sejalan dengan kebijakan Presiden dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. UMKM dinilai memiliki peran penting dalam membuka peluang kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Jangan hanya terfokus pada satu atau dua industri besar. Potensi UMKM juga harus kita dorong, terlebih di tengah kondisi Kubu Raya yang menghadapi peningkatan pengangguran terbuka,” ujarnya.

Ia menilai, kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari kepemilikan aset, tetapi juga dari kemampuan memperoleh penghasilan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Karena itu, pemerintah daerah berupaya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk tumbuh melalui pembinaan terarah, penguatan kelembagaan, serta kerja sama antarpelaku usaha.

KDMP Jadi Wadah Konsolidasi UMKM

Yusran menjelaskan, Pemkab Kubu Raya telah merancang pola pembinaan dengan menempatkan KDMP sebagai wadah konsolidasi bagi pelaku UMKM. Melalui skema tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat bekerja sama dan memperoleh dukungan yang lebih kuat dalam mengembangkan usahanya.

Dari sekitar 39 ribu UMKM yang telah memiliki legalitas dan perizinan lengkap, pemerintah daerah berharap semakin banyak pelaku usaha yang bergabung dalam KDMP.

Selain itu, Pemkab Kubu Raya berencana menyiapkan Perumda Niaga Usaha sebagai penguat kelembagaan pada tingkat yang lebih luas.

Perumda tersebut diproyeksikan membantu memperkuat kemampuan usaha lokal, termasuk dalam memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar Kabupaten Kubu Raya.

Dengan pola ini, KDMP diharapkan menjadi wadah penguatan dan konsolidasi UMKM, sementara Perumda Niaga Usaha berperan mendukung pengembangan usaha agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Perkuat Daya Saing dan Posisi Tawar

Yusran mengatakan, pelaku UMKM yang menjalankan usaha secara sendiri-sendiri kerap menghadapi keterbatasan, terutama ketika harus bersaing di pasar yang semakin terbuka.

Melalui kerja sama dan penguatan kelembagaan, pelaku UMKM diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih baik, akses pasar yang lebih luas, serta kemampuan untuk meningkatkan kualitas dan skala usaha.

Ia mengibaratkan UMKM sebagai perahu-perahu kecil yang membutuhkan dukungan agar mampu menghadapi besarnya gelombang persaingan dunia usaha.

“UMKM ini ibarat perahu-perahu kecil. Kalau menghadapi gelombang pasar bebas sendirian, tentu tantangannya berat. Karena itu, mereka perlu diperkuat dan bergerak bersama agar mampu menghadapi persaingan,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan mampu bersaing dengan pelaku usaha yang lebih besar.

Yusran berharap perhatian pemerintah pusat dan dukungan berbagai pihak dapat menjadi momentum untuk mempercepat pengembangan UMKM di Kabupaten Kubu Raya.

Melalui pembinaan yang terarah, penguatan legalitas, dukungan kelembagaan, serta perluasan akses pasar, UMKM diharapkan semakin berdaya dan memberikan kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play