Cegah Narkotika Lewat Budaya, BNNP Kalbar: Pencegahan Penting, Kalbar Rawan Karena Daerah Perbatasan
Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol. Totok Lisdiarto. suarakalbar.co.id/cok
Sanggau (Suara Kalbar) – Di sela-sela usai pembukaan Festival Paradje Pesaka Negeri ke-XVIII di Keraton Surya Negara Sanggau, Rabu (07/10/2026), Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat (BNNP Kalbar) Brigjen Pol. Totok Lisdiarto menegaskan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika.
Menjawab pertanyaan terkait langkah BNN dalam upaya pencegahan maupun penindakan untuk mengantisipasi peredaran narkotika di Kalimantan Barat, Totok mengatakan penindakan sudah dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai pihak.
“Jadi saya rasa kalau masalah penindakan kita sudah tidak kurang-kurang, ini ada Pak Kapolres juga. Kita melaksanakan termasuk dengan TNI ya, karena Pamtas juga dikuasai oleh TNI,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu kunci utama adalah pencegahan melalui edukasi dan pendekatan budaya bersama masyarakat.
“Nah salah satunya seperti ini, kegiatan ini kita bersama-sama dengan masyarakat sesuai dengan moto pak Kapolri, bersama masyarakat kita wujudkan itu. Jadi pencegahan itu penting, makanya dengan acara seperti ini kita hadir dan kita sampaikan untuk edukasi kepada masyarakat bahwa narkotika itu memang bahaya yang nyata,” tegasnya.
Terkait tingkat kerawanan narkotika di Kalbar, Brigjen Totok tidak menampik bahwa wilayah Kalbar menjadi salah satu pintu masuk utama peredaran Narkoba Nasional.
“Jadi suka tidak suka kita ini punya perbatasan ada sekitar 976 kilo berbatasan langsung dengan Malaysia dan tidak kita pungkiri memang lewat perbatasan itulah peredaran itu,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kalbar menjadi jalur lintasan yang sangat besar untuk peredaran narkotika menuju wilayah lain di Indonesia.
“Jadi untuk Kalbar ini ya lumayan sangat besar ya untuk perlintasannya khususnya untuk menuju ke daerah Jawa dengan Sulawesi. Jadi kami tetap menjaga bagaimana narkoba ini tidak bisa berkembang di Indonesia,” pungkasnya.
Penulis: Darmansyah






