SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sintang PORSENIJAR 2026 di Sintang, Dorong Guru Perkuat Solidaritas dan Pendidikan Karakter

PORSENIJAR 2026 di Sintang, Dorong Guru Perkuat Solidaritas dan Pendidikan Karakter

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala secara resmi membuka Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) Guru Tingkat Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Gedung PGRI, Senin (5/10/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Sintang (Suara Kalbar)  – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala secara resmi membuka Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) Guru Tingkat Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Gedung PGRI Kabupaten Sintang, Senin (5/10/2026).

PORSENIJAR menjadi ajang bagi para guru dan tenaga pendidik se-Kabupaten Sintang untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni dan pembelajaran. Selain kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun kekompakan dan memperkuat semangat kebersamaan antarguru.

Pembukaan PORSENIJAR turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sintang, Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Sintang Yustinus J beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Herkolanus Roni beserta jajaran, serta para guru yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Gregorius Herkulanus Bala mengaku senang dapat hadir secara langsung di tengah para guru yang akan mengikuti berbagai pertandingan dan perlombaan.

Menurutnya, PORSENIJAR bukan sekadar ajang untuk menentukan pemenang dalam bidang olahraga, seni maupun pembelajaran. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarguru dari berbagai sekolah dan wilayah di Kabupaten Sintang.

“Saya merasa senang bisa hadir di tengah-tengah Bapak dan Ibu guru yang akan bertanding dalam kegiatan PORSENIJAR ini. PORSENIJAR adalah kompetisi para guru dan para pendidik. Karena itu, saya yakin kompetisi ini akan berjalan dengan baik, karena yang bertanding adalah orang-orang yang seharusnya menjadi panutan,” ujar Gregorius Herkulanus Bala.

Bupati Sintang meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan dan perlombaan. Menurutnya, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan, karena hal yang lebih penting adalah terbangunnya solidaritas dan kebersamaan di antara para guru.

“Saya berharap seluruh pertandingan dan perlombaan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan sportif. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk membangun solidaritas dan kebersamaan di antara sesama guru di Kabupaten Sintang,” katanya.

Guru Berperan Strategis Bentuk SDM Sintang

Gregorius menegaskan, guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Sintang pada masa mendatang.

Guru, kata dia, tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter, sikap dan kepribadian generasi muda.

“Bagi saya, tenaga pengajar sangat menentukan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Sintang ke depan. Pemerintah Kabupaten Sintang mempercayakan salah satu bagian penting dari peningkatan kualitas sumber daya manusia ini kepada Bapak dan Ibu guru,” tegasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh guru terus meningkatkan dedikasi, kompetensi dan kepedulian terhadap perkembangan peserta didik. Guru juga diharapkan tidak pernah bosan membimbing, mengingatkan dan memberikan keteladanan kepada anak-anak di sekolah.

“Saya pesankan kepada semua guru untuk tidak bosan-bosannya mengingatkan, membimbing dan mengajar anak-anak kita di sekolah. Ajarkan sesuai dengan kurikulum, tetapi jangan lupa ajarkan juga nilai-nilai kehidupan kepada mereka,” pesannya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan informasi. Di satu sisi, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi di sisi lain juga membawa berbagai risiko, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online dan perilaku negatif lainnya.

“Sekarang ini tidak cukup hanya mengajar materi pelajaran sesuai kurikulum. Anak-anak kita juga harus terus diingatkan mengenai akhlak, karakter dan bagaimana mereka menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” jelasnya.

Guru Diminta Ikut Cegah Narkoba dan Judi Online

Bupati Sintang secara khusus mengajak para guru ikut mengambil bagian dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dan judi online di kalangan generasi muda.

Menurutnya, sekolah merupakan lingkungan strategis untuk menanamkan kesadaran, kedisiplinan, tanggung jawab serta nilai-nilai positif kepada peserta didik.

“Perang terhadap narkoba dan judi online juga harus menjadi perhatian kita bersama. Guru memiliki posisi yang sangat penting untuk mengingatkan anak-anak agar jangan sampai terjerumus dalam hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Gregorius berharap PORSENIJAR memberikan energi positif bagi para guru untuk terus membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas diri.

Ia menilai guru yang sehat, kreatif, kompak dan memiliki semangat kebersamaan akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan.

“Bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas dan nikmati kebersamaan dalam kegiatan ini. Yang kita cari bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana setelah kegiatan ini kita menjadi semakin kompak, semakin solid dan semakin kuat dalam menjalankan tugas sebagai pendidik,” pesannya.

Ia juga berharap PORSENIJAR menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sintang, PGRI dan seluruh tenaga pendidik dalam membangun dunia pendidikan.

Gregorius menegaskan, pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pihak, terutama para guru sebagai garda terdepan dalam mendidik generasi penerus.

“Kalau kita ingin melihat Sintang yang lebih baik di masa depan, maka kita harus mempersiapkan anak-anak kita mulai dari sekarang. Dan Bapak dan Ibu guru adalah bagian penting dari proses tersebut,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan, sportivitas dan persaudaraan, PORSENIJAR Guru Tingkat Kabupaten Sintang Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat persatuan para guru sekaligus memberikan energi baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sintang.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play