Dekranasda Kalbar Dorong Kerajinan Landak Naik Kelas dan Berdaya Saing
Landak (Suara Kalbar) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat mendorong produk kerajinan Kabupaten Landak untuk terus dikembangkan agar memiliki kualitas lebih baik, nilai ekonomi tinggi, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig Krisantus Kurniawan saat melakukan kunjungan ke Dekranasda Kabupaten Landak, Jumat (28/8/2026).
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung perkembangan produk kerajinan masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan terhadap para pelaku usaha dan perajin lokal.
Kedatangan Donata yang juga Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Barat tersebut disambut pengurus Dekranasda Kabupaten Landak.
Dalam kunjungannya, Donata menilai Kabupaten Landak memiliki beragam produk kerajinan yang menarik dan mempunyai potensi untuk terus dikembangkan.
“Kita melihat bahwa Kabupaten Landak memiliki banyak hasil kerajinan yang menarik dan memiliki potensi untuk dikembangkan. Ini merupakan kekayaan daerah yang perlu kita jaga sekaligus kita bantu agar semakin dikenal masyarakat luas,” ujarnya.
Menurut Donata, kerajinan daerah tidak hanya memiliki nilai seni dan budaya, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
“Kerajinan bukan hanya soal membuat sebuah produk, tetapi juga bagaimana produk tersebut bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kalau produknya semakin baik dan pemasarannya semakin luas, tentu akan membuka peluang ekonomi bagi para perajin,” katanya.
Ia pun mengapresiasi kreativitas para perajin Landak yang dinilai mampu menghasilkan berbagai produk dengan karakter dan ciri khas daerah.
“Saya sangat mengapresiasi para perajin di sini. Kreativitas seperti ini harus terus didukung karena dari tangan masyarakat kita bisa lahir produk-produk unggulan yang menjadi identitas daerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Donata mendorong peningkatan kualitas produk tidak hanya dari sisi bahan dan proses produksi, tetapi juga desain, kerapian dan kemasan.
Menurutnya, aspek tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya tarik produk sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan konsumen.
“Kita harus terus meningkatkan kualitas. Produk yang bagus tidak hanya dilihat dari bahan dan cara pembuatannya, tetapi juga desain, kerapian dan kemasannya. Semua itu penting supaya produk kita mampu bersaing dan diminati konsumen,” jelasnya.
Donata juga berharap Dekranasda Kabupaten Landak dapat memperkuat pendampingan kepada para perajin, mulai dari pengembangan produk, peningkatan kapasitas hingga strategi pemasaran.
“Dekranasda memiliki peran penting untuk mendampingi para perajin. Jangan sampai masyarakat hanya bisa membuat produk, tetapi kesulitan memasarkannya. Kita perlu membantu dari proses pengembangan sampai produk tersebut bisa masuk ke pasar,” harapnya.
Ia menilai, pengembangan industri kerajinan daerah memiliki dampak yang lebih luas terhadap perekonomian masyarakat. Semakin berkembang usaha para perajin, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan ekonomi baru di daerah.
“Kalau perajin kita maju, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Karena itu, produk lokal harus kita banggakan, kita gunakan dan kita promosikan,” tegasnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat dan Dekranasda Kabupaten Landak dalam membina serta mengembangkan industri kerajinan lokal.
Melalui sinergi tersebut, produk kerajinan Landak diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan identitas dan kearifan lokal, tetapi juga naik kelas menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






