MAN Mempawah Susun Langkah Baru, Raker 2026 Fokus Bangun Madrasah Unggul Berbasis Cinta dan Inovasi
Mempawah (Suara Kalbar) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang dirangkai dengan In House Training (IHT) bertema “Kurikulum Berbasis Cinta, Deep Learning, dan Inklusi”, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja madrasah sekaligus memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam menghadapi dinamika pendidikan yang terus berkembang.
Raker dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah Ikhwan Pohan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Rudiansah, Pengawas Madrasah Sahara, Kepala MAN Mempawah Tutik Rusmawati, Komite Madrasah, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN Mempawah.
Mengangkat tema “Revitalisasi Madrasah dari Tantangan Menuju Kejayaan: Menata Ulang Strategi, Menguatkan Citra, Mengembalikan Kejayaan Madrasah”, kegiatan ini diarahkan untuk membangun semangat baru dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Mempawah, Ikhwan Pohan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, rapat kerja bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang untuk melakukan evaluasi, menyatukan langkah, serta merumuskan strategi agar madrasah mampu menjadi lembaga pendidikan yang unggul, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala MAN Mempawah, Tutik Rusmawati, menegaskan bahwa Raker dan IHT menjadi bagian penting dalam menyamakan visi seluruh warga madrasah.
Ia berharap pelatihan mengenai kurikulum berbasis cinta, pendekatan deep learning, dan pendidikan inklusif dapat mendorong lahirnya proses pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, serta mampu mengakomodasi kebutuhan setiap peserta didik.
Dalam rapat kerja tersebut, MAN Mempawah menetapkan lima program prioritas sebagai arah pengembangan madrasah pada tahun 2026.
Kelima program itu meliputi peningkatan tata kelola kelembagaan, penguatan mutu pembelajaran, pengembangan citra dan kepercayaan masyarakat, percepatan digitalisasi madrasah, serta penguatan program Madrasah Adiwiyata.
Melalui penyusunan program yang terarah dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik, MAN Mempawah optimistis mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, berdaya saing, serta menjadi pilihan masyarakat dalam mencetak generasi yang berprestasi dan berkarakter.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






