SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Sambut Kunjungan Banggar DPR RI, Sekda Kalbar Dorong Penguatan Dana Transfer ke Daerah

Sambut Kunjungan Banggar DPR RI, Sekda Kalbar Dorong Penguatan Dana Transfer ke Daerah

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menyambut kedatangan Ketua Tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie, beserta rombongan anggota DPR RI di Ruang VIP Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (15/7/2026).

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menyambut kedatangan Ketua Tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie, beserta rombongan anggota DPR RI di Ruang VIP Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan kerja Badan Anggaran DPR RI ke Provinsi Kalimantan Barat tersebut bertujuan membahas kebijakan penerimaan negara serta pengalokasian Dana Transfer ke Daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam rombongan turut hadir Anggota Badan Anggaran DPR RI, Cornelis, yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Barat periode 2008–2018.

Setelah penyambutan di bandara, rombongan melanjutkan agenda menuju Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat untuk menggelar pertemuan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan para pemangku kepentingan.

Sekda Kalbar, Harisson, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang masih memerlukan dukungan melalui dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk menyampaikan berbagai kondisi riil di daerah. Kami berharap komunikasi yang terjalin semakin kuat sehingga kebutuhan pembangunan di Kalbar dapat menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan APBN,” ujar Harisson.

Menurutnya, dana transfer dari pemerintah pusat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Barat. Dukungan tersebut dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga pelaksanaan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, Kalimantan Barat memiliki wilayah yang luas dengan karakteristik geografis dan tantangan pembangunan yang beragam. Oleh karena itu, alokasi dana transfer yang tepat sasaran dinilai menjadi faktor penting untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

“Kalimantan Barat memiliki wilayah yang sangat luas dengan karakteristik dan tantangan pembangunan yang beragam. Karena itu, dukungan dana transfer yang tepat sasaran sangat diperlukan agar pemerataan pembangunan dapat terus berjalan dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.

Harisson berharap hasil kunjungan kerja Badan Anggaran DPR RI dapat memperkuat koordinasi dalam penyusunan kebijakan fiskal nasional yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah.

Ia optimistis berbagai masukan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan APBN, sehingga alokasi Dana Transfer ke Daerah ke depan semakin efektif, berkeadilan, serta mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kalimantan Barat.

“Kami optimistis berbagai masukan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan anggaran nasional. Harapannya, alokasi dana transfer ke daerah ke depan semakin efektif, berkeadilan, dan mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” pungkas Harisson.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play