SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Cara Mengecas HP yang Benar agar Baterai Awet, Hindari Kebiasaan yang Sering Diabaikan

Cara Mengecas HP yang Benar agar Baterai Awet, Hindari Kebiasaan yang Sering Diabaikan

Ilustrasi mengisi daya HP. (AI/ChatGPT)

Suara Kalbar – Mengisi daya atau mengecas ponsel menjadi aktivitas yang hampir dilakukan setiap hari. Namun, tidak sedikit pengguna yang masih menerapkan kebiasaan keliru saat mengisi baterai, padahal hal tersebut dapat memengaruhi performa perangkat dalam jangka panjang.

Cara pengisian daya yang kurang tepat berpotensi meningkatkan suhu ponsel, mempercepat penurunan kualitas baterai, mengurangi kapasitas penyimpanan daya, hingga memicu baterai mengembung apabila terjadi secara terus-menerus.

Agar baterai tetap sehat dan usia pakai perangkat lebih panjang, berikut beberapa cara mengecas HP yang benar.

1. Gunakan Charger yang Sesuai

Menggunakan charger dan kabel yang sesuai dengan rekomendasi produsen merupakan langkah paling penting dalam menjaga kesehatan baterai.

Aksesori asli atau yang telah memiliki sertifikasi resmi dirancang untuk menyalurkan arus dan tegangan listrik sesuai kebutuhan perangkat. Sebaliknya, charger berkualitas rendah atau tanpa sertifikasi berisiko menghasilkan tegangan yang tidak stabil sehingga dapat merusak baterai maupun komponen pengisian daya.

Jika charger bawaan rusak, pilih produk pengganti yang telah mengantongi sertifikasi resmi, seperti MFi untuk iPhone atau USB-IF pada perangkat Android.

2. Kurangi Menggunakan HP Saat Sedang Dicas

Menggunakan ponsel untuk bermain gim, menonton video, atau menjalankan aplikasi berat ketika sedang diisi daya dapat meningkatkan suhu perangkat secara signifikan.

Saat proses pengisian berlangsung, baterai memang menghasilkan panas. Ketika aktivitas berat dilakukan secara bersamaan, prosesor dan komponen lainnya ikut bekerja lebih keras sehingga panas semakin meningkat.

Panas berlebih merupakan salah satu faktor utama yang mempercepat degradasi baterai lithium-ion yang digunakan pada hampir seluruh smartphone modern.

Sementara itu, aktivitas ringan seperti mengecek notifikasi atau membaca pesan masih relatif aman selama tidak dilakukan dalam waktu lama.

3. Pastikan Sirkulasi Udara Tetap Baik

Lokasi meletakkan ponsel saat dicas juga berpengaruh terhadap suhu perangkat.

Hindari mengecas HP di atas kasur, bantal, sofa, selimut, atau permukaan berbahan lembut lainnya karena dapat menghambat pelepasan panas.

Sebaiknya letakkan ponsel di permukaan yang keras dan datar, seperti meja atau lantai, agar sirkulasi udara tetap baik dan suhu perangkat lebih stabil.

Apabila menggunakan casing yang tebal dan ponsel terasa panas saat pengisian, sebaiknya lepaskan casing sementara hingga proses pengisian selesai.

4. Bolehkah Mengecas HP Semalaman?

Masih banyak anggapan bahwa mengecas HP semalaman dapat menyebabkan baterai mengalami overcharging. Faktanya, sebagian besar smartphone modern telah dilengkapi sistem manajemen daya yang secara otomatis menghentikan pengisian ketika baterai mencapai kapasitas maksimal.

Bahkan, banyak perangkat terbaru telah memiliki fitur Optimized Battery Charging atau teknologi serupa yang menyesuaikan pola pengisian berdasarkan kebiasaan pengguna. Sistem ini membantu menjaga kesehatan baterai sekaligus mengurangi tekanan pada sel baterai.

5. Jangan Menunggu Baterai Benar-Benar Habis

Baterai lithium-ion bekerja lebih optimal apabila kapasitas dayanya berada di kisaran 20 hingga 80 persen.

Membiarkan baterai terlalu sering habis hingga 0 persen justru dapat mempercepat penurunan kualitas sel baterai dalam jangka panjang.

6. Hindari Mengecas di Tempat Bersuhu Ekstrem

Suhu lingkungan juga memengaruhi proses pengisian daya.

Idealnya, pengisian dilakukan pada suhu ruangan sekitar 20–25 derajat Celsius. Lingkungan yang terlalu panas maupun terlalu dingin dapat mengurangi efisiensi pengisian sekaligus memengaruhi umur baterai.

7. Gunakan Fast Charging Secukupnya

Teknologi fast charging memang sangat membantu ketika pengguna membutuhkan pengisian daya dalam waktu singkat.

Namun, proses tersebut menghasilkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan pengisian daya biasa. Oleh karena itu, gunakan fitur pengisian cepat hanya saat diperlukan. Untuk penggunaan sehari-hari, pengisian standar dapat menjadi pilihan yang lebih baik demi menjaga kesehatan baterai.

Jaga Baterai agar Tetap Prima

Merawat baterai tidak hanya bergantung pada seberapa sering ponsel diisi daya, tetapi juga bagaimana cara pengisiannya dilakukan. Menggunakan charger yang tepat, menjaga suhu perangkat tetap stabil, serta menghindari kebiasaan yang memicu panas berlebih dapat membantu memperpanjang usia baterai sekaligus menjaga performa smartphone tetap optimal dalam jangka panjang.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play