Sekda Harisson Apresiasi Kemajuan Mempawah, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Kalbar
Mempawah (Suara Kalbar) – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat,. Harisson mewakili Gubernur menghadiri acara ramah tamah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Mempawah yang berlangsung di Ruang Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (6/7/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Mempawah, Erlina. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah, Wakil Bupati Bengkayang, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Peringatan HUT ke-67 Kabupaten Mempawah menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Mempawah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Harisson menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Kabupaten Mempawah. Menurutnya, kemajuan daerah tersebut terlihat nyata dari tahun ke tahun, baik melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan investasi, maupun penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Kalau kita melihat perjalanan Mempawah dari waktu ke waktu, kemajuannya sangat terasa. Pondasi pembangunan yang telah diletakkan para pemimpin sebelumnya terus dilanjutkan hingga hari ini, sehingga Mempawah berkembang menjadi daerah yang memiliki prospek besar,” ujarnya.
Harisson menilai posisi strategis Mempawah semakin kuat dengan hadirnya kawasan industri, pelabuhan internasional, serta berbagai institusi pendidikan nasional yang akan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia.
“Sekarang Mempawah sudah berkembang menjadi kota industri, ada pelabuhan internasional yang akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi. Selain itu, di sini sudah ada IPDN, kemudian akan dibangun Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Ini menunjukkan bahwa Mempawah bukan hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pusat pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda Mempawah, mampu meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja pada sektor industri yang terus berkembang.
“Kita berharap masyarakat Mempawah memiliki kompetensi yang baik sehingga dapat bekerja di industri-industri yang tumbuh di daerahnya sendiri. Dengan begitu, manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan,” tuturnya.
Harisson juga menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong percepatan pembangunan di seluruh kabupaten dan kota melalui optimalisasi penyerapan anggaran.
“Semakin cepat pembangunan direalisasikan, semakin besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Harisson mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kabupaten Mempawah seraya berharap daerah tersebut terus berkembang menjadi salah satu pusat kekuatan ekonomi di Kalimantan Barat.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Mempawah. Semoga Mempawah semakin maju, semakin berjaya, masyarakatnya semakin sejahtera, dan terus memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Kalbar,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Mempawah, Dr. Hj. Erlina, S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-67 sebagai momentum untuk mengenang perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat optimisme menghadapi masa depan.
Erlina mengatakan, kemajuan Mempawah saat ini tidak terlepas dari perjuangan para pemimpin terdahulu yang berhasil membawa daerah keluar dari berbagai keterbatasan, termasuk dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah.
“Pada tahun 2009 kondisi APBD Kabupaten Mempawah masih sangat terbatas. Saat itu nilainya sekitar Rp183 miliar setelah adanya pemekaran Kabupaten Kubu Raya. Namun, dengan kepemimpinan Bapak Ria Norsan sebagai Bupati saat itu, APBD terus meningkat dari tahun ke tahun,” ungkapnya.
Ia mengakui, pada masa itu sempat muncul kekhawatiran mengenai kemampuan daerah membiayai pembangunan. Namun kondisi tersebut justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras.
“Alhamdulillah, sampai hari ini Mempawah terus berkembang. Kita tidak hanya mampu berdiri sendiri, tetapi juga menunjukkan kemajuan yang signifikan dari tahun ke tahun,” katanya.
Menurut Erlina, salah satu bukti nyata kemajuan tersebut adalah mulai beroperasinya aktivitas ekspor melalui pelabuhan internasional di Mempawah.
“Kemarin kita telah melaksanakan ekspor perdana peti kemas ke Malaysia. Ini menjadi bukti bahwa pelabuhan internasional di Mempawah mulai aktif dan membuka akses perdagangan internasional yang semakin luas. Ke depan kita berharap ekspor tidak hanya ke kawasan Asia, tetapi juga dapat menjangkau pasar Eropa,” jelasnya.
Di bidang pendidikan, lanjut Erlina, keberadaan IPDN, sekolah perhubungan, serta rencana pembangunan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat akan menjadi modal penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di dunia industri.
Meski terdapat penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat, Erlina optimistis pembangunan di Kabupaten Mempawah tetap berjalan dengan dukungan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
“Memang saat ini ada penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat. Namun, kita tetap optimistis karena pembangunan melalui APBN tetap berjalan, termasuk pembangunan sekolah dan berbagai program strategis lainnya. Infrastruktur jalan juga akan terus dibenahi secara bertahap dengan dukungan Pemprov Kalbar,” pungkasnya.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






