SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Keraton Amantubillah Mempawah Sambut Lawatan Keluarga Besar KOLE dari Johor Malaysia

Keraton Amantubillah Mempawah Sambut Lawatan Keluarga Besar KOLE dari Johor Malaysia

Ketua NODAM, Gusti Veri Ibrani Al Opu (kanan), saat menerima lawatan Keluarga Besar KOLE dari Johor, Malaysia, di Keraton Amantubillah Mempawah, Rabu (3/6/2026). [SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa]

Mempawah (Suara Kalbar) – Keraton Amantubillah Mempawah di Kelurahan Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat menerima lawatan Keluarga Besar KOLE dari Johor, Malaysia, Rabu (3/6/2026).

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Keluarga Besar Nashab Opu Daeng Manambon (NODAM) yang dipimpin Ketua NODAM, Gusti Veri Ibrani Al Opu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lawatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan silaturahmi dan kekerabatan antar keturunan lima Opu Bersaudara yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara dan Malaysia.

Gusti Veri Ibrani Al Opu membenarkan adanya kunjungan rombongan KOLE dari Johor.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan sebagai sesama keturunan lima Opu Bersaudara, termasuk keturunan Opu Daeng Manambon yang memiliki peran besar dalam sejarah Kerajaan Mempawah.

Ia menjelaskan, KOLE yang berarti Kule, Kula, Kulo atau “Saya” merupakan wadah kekerabatan yang diinisiasi oleh kerabat Kerajaan Sambas.

Organisasi ini bertujuan mempertemukan dan mempererat hubungan antar keturunan lima Opu Bersaudara yang kini tersebar di berbagai daerah dan negara.

“Melalui KOLE, para keturunan dapat saling mengenal, menjalin silaturahmi, serta melakukan kunjungan antarwilayah untuk memperkuat ikatan sejarah dan kekeluargaan,” ujarnya.

Saat ini, keanggotaan KOLE terbesar berada di Johor, Malaysia, dengan jumlah mencapai sekitar seribu kepala keluarga.

Kehadiran rombongan dari Johor menjadi bukti kuatnya semangat menjaga warisan sejarah dan hubungan persaudaraan lintas negara.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Cik Taufik dari Kekerabatan KOLE Johor dan Uray Elly dari Kekerabatan KOLE Sambas mengaku terkesan dengan kemampuan keluarga besar Keraton Amantubillah dalam menelusuri silsilah keturunan hingga kepada Opu Daeng Manambon.

Mereka menyebutkan, garis keturunan tersebut saat ini telah mencapai generasi ke-8, ke-9, ke-10 hingga ke-11.

Napak tilas Kekerabatan KOLE Johor berlangsung pada 1 hingga 5 Juni 2026. Perjalanan diawali dengan ziarah ke makam Sultan Tengah di Sentubong, Kuching, Malaysia, kemudian dilanjutkan ke Istana Alwatzikhoebillah Sambas dan makam para Sultan Sambas.

Rombongan selanjutnya mengunjungi Keraton Amantubillah Mempawah, makam Raja-raja Mempawah serta makam Habib Husein.

Sementara agenda kunjungan ke makam Opu Daeng Manambon di Sebukit Rama terpaksa dibatalkan karena kondisi akses jalan menuju lokasi yang masih rusak dan berlubang.

Setelah dari Mempawah, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Pontianak untuk mengunjungi makam Sultan Syarif Abdurrahman di Batulayang, Tugu Khatulistiwa, Keraton Kadariah, serta sejumlah situs wisata budaya lainnya.

Rombongan kemudian akan kembali ke Malaysia pada 5 Juni 2026 melalui Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya.

Lawatan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan kekerabatan dan melestarikan nilai-nilai sejarah yang diwariskan oleh lima Opu Bersaudara kepada generasi penerus di Indonesia maupun Malaysia.

Penulis: Distra

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play