SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kuliner Adityalogy Kembali ke Java Jazz Setelah 15 Tahun, Rayakan Nostalgia dan Luncurkan Sneaker Baru

Adityalogy Kembali ke Java Jazz Setelah 15 Tahun, Rayakan Nostalgia dan Luncurkan Sneaker Baru

Kolaborasi Adityalogy dengan Kanky NXT di panggung Java Jazz Festival 2026, Sabtu 30 Mei 2026. (Dok Istimewa)

Suara Kalbar – Musisi pop dan jazz Adityalogy mengaku bahagia dapat kembali tampil di panggung Java Jazz Festival 2026 setelah absen selama 15 tahun.

Mengutip Beritasatu.com, Minggu (31/5/2026), Momen emosional itu diungkapkan saat Adityalogy tampil di Erafone Hall pada hari kedua penyelenggaraan Java Jazz Festival 2026 yang berlangsung di NICE PIK 2, Tangerang, Sabtu (30/5/2026) malam.

Bagi musisi bernama asli Anugrah Aditya tersebut, penampilan kali ini memiliki makna yang sangat personal. Selain menandai kembalinya dirinya ke salah satu festival musik terbesar di Indonesia, kesempatan tersebut juga menjadi ajang untuk mengenang perjalanan album Be M1ne yang memiliki hubungan erat dengan karier bermusiknya.

“Saya bahagia. Ini menjadi momen comeback setelah 15 tahun tidak tampil di Java Jazz. Sekaligus menjadi perayaan kembali terhadap memori album Be M1ne yang lahir di festival ini pada 2008,” ujar Adityalogy di hadapan penonton.

Kehadirannya di Java Jazz Festival 2026 tidak hanya menghadirkan nostalgia bagi para penggemar lama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan karya kolaboratif terbarunya di luar dunia musik.

Pada kesempatan tersebut, Adityalogy menggandeng Kanky NXT untuk meluncurkan siluet sepatu terbaru bernama Blueflash. Produk tersebut disebut sebagai representasi perjalanan kreatif yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Menurut Adityalogy, peluncuran Blueflash di panggung Java Jazz bukanlah kebetulan. Ia sengaja memilih festival tersebut karena memiliki nilai sentimental dalam perjalanan kariernya.

“Peluncuran Blueflash di Java Jazz Festival tahun ini sangat personal bagi saya. Kami merayakan musik, fesyen, dan perjalanan waktu dalam satu momen,” katanya.

Selain dikenal sebagai musisi, Adityalogy juga merupakan kreator konten gaya hidup yang cukup aktif mempromosikan budaya sneaker dan streetwear di Indonesia. Karena itu, kolaborasi antara musik dan fesyen dinilai menjadi sesuatu yang relevan dengan karakter audiens yang selama ini mengikutinya.

Ia berharap kolaborasi tersebut mampu memberikan pengalaman yang lebih dekat dan berkesan bagi para penggemar, terutama generasi muda yang memiliki ketertarikan terhadap musik sekaligus budaya fesyen urban.

Menurutnya, sebuah karya tidak hanya bisa dinikmati melalui lagu, tetapi juga melalui produk yang memiliki cerita dan proses kreatif yang kuat di balik pembuatannya.

“Melalui kolaborasi ini saya berharap bisa menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi pecinta musik yang ingin bernostalgia bersama karya-karya saya, sekaligus mengenal sneaker terbaru yang sangat dekat dengan kultur anak muda saat ini,” tutupnya.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play