Derita Warga Desa Mendalok, Rumah Kebanjiran Terdampak Timbunan PT Unicoco
Mempawah (Suara Kalbar) – PT Unicoco Industries Indonesia di Desa Mendalok Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat kembali bikin masyarakat setempat kesusahan.
Akibat aktivitas penimbunan areal baru perusahaan, sebanyak 4 rumah di RT. 01/RW. 01 Dusun Mandala Desa Mendalok selalu kebanjiran jika turun hujan. Empat rumah tersebut letaknya persis di samping areal PT Unicoco.
Dua perwakilan warga, Jeje dan Nanda, mengaku kondisi banjir ini akibat proyek baru PT Unicoco yang melaksanakan timbunan.
“Timbunan dilakukan sejak akhir Februari 2026 lalu. Sejak saat itu, jika turun hujan, empat rumah langsung kebanjiran,” ujarnya.
Sebelum adanya timbunan perusahaan, mereka tidak pernah kebanjiran walau hujan lebat sekalipun. Kecuali pasang laut, tapi itu pun tak lama sudah surut.
Seperti pada Minggu (26/4/2026), hujan yang mengguyur Desa Mendalok, menyebabkan empat rumah tersebut direndam genangan air setinggi 20 cm.
Karena ketiadaan drainase dari proyek timbunan perusahaan, maka kondisi banjir ini bisa berlangsung berhari-hari.
“Kami kadang melakukan penyedotan air dengan mesin selama 2-3 hari non stop. Namun akhirnya kami tidak mampu lagi menyedot (air) karena biaya BBM dan listrik yang tinggi,” jelas Jeje.
Jeje mengaku dampak kebanjiran ini luar biasa. Tak hanya WC mampet dan tak bisa digunakan, tapi juga menyebabkan kerusakan perabot rumah, alat elektronik dan kerugian moril karena sulit beraktivitas di rumah sehari-hari.
Hal senada diungkapkan juga diungkapkan Nanda yang kini tak mampu lagi melakukan penyedotan air karena terkendala biaya BBM dan listrik yang tinggi.
“Kondisi empat rumah semua sama. Sejak timbunan perusahaan dikerjakan, kami semua berdoa agar tidak turun hujan. Sebab jika hujan turun, rumah kami kebanjiran,” pungkasnya.
Atas dampak aktivitas PT Unicoco ini, Jeje, Nanda dan warga lainnya memastikan akan ikut audiensi dan aksi masyarakat Desa Mendalok bersama Laskar Pemuda Melayu (LPM) ke Kantor Bupati Mempawah, Rabu (29/4/2026).
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





