SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News 16 Penumpang Pesawat Asal Mempawah di-Rapid Test, Ini Hasilnya

16 Penumpang Pesawat Asal Mempawah di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mempawah, drg Mukhtar Siagian.[Suarakalbar/Dian Sastra]

Mempawah (Suara Kalbar)- Tim Gugus Tugas Kabupaten Mempawah bergerak cepat melakukan tracking terhadap puluhan penumpang yang tercatat satu pesawat dengan pasien positif Covid-19, WM (38), warga Kecamatan Segedong. Hingga Jumat (24/04/2020) malam, terdata 16 penumpang di rapid test.

“Laporan yang sudah masuk ada 16 penumpang yang telah di-tracking dan dilakukan rapid test. Yakni di Desa Pasir Palembang 8 orang, Sungai Kunyit 7 orang dan Semudun 1 orang,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mempawah, drg Mukhtar Siagian kepada Suara Kalbar.

Dari total 16 penumpang itu, ungkap Mukhtar, hasil rapid test-nya non reaktif. Meski demikian, mereka yang telah menjalani pemeriksaan tetap diwajibkan melakukan karantina mandiri di rumah. Mereka pun mendapatkan pengawasan ketat dari petugas setempat.

“Mereka semua ini sempat kontak dengan pasien positif WM. Maka kita minta semuanya karantina mandiri dengan ketat dan diawasi oleh petugas secara berkala,” tegasnya.

Selain 16 penumpang itu, lanjut Mukhtar, petugas masih melakukan tracking terhadap penumpang lainnya yang terdaftar dalam data manifest penerbangan bersama WM pada tanggal 16 April lalu. Mukhtar memperkirakan dalam beberapa hari kedepan, seluruh penumpang yang terdata sudah di-rapid test.

“Masih ada beberapa penumpang yang akan kita tracking dan dilakukan rapid test. Namun secara keseluruhan semua penumpang ini sudah melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing. Otomatis mereka ini berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP),” tuturnya.

Menurut Mukhtar, petugas harus bergerak secara cepat dan tepat dalam proses tracking penumpang pesawat tersebut. Hal itu sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya penularan secara masif atau super spreader.

“Kita juga harus melakukan pendekatan persuasif saat menghadapi para penumpang pesawat ini. Kami berikan pengertian dan pemahaman agar mereka kooperatif mengikuti prosedur pemeriksaan,” ujarnya.

Mukhtar lantas memberikan apresiasi atas kerja cepat tim gugus tugas di tingkat kecamatan dalam proses tracking penumpang pesawat yang melakukan kontak dengan WM. Mukhtar berharap para petugas tetap bersemangat untuk bekerja maksimal.

“Seluruh petugas telah optimal melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Semua ini misi kemanusiaan untuk menyelamatkan masyarakat dari pandemi Covid-19 di Kabupaten Mempawah. Saya optimis, kita semua mampu melewati masa sulit ini,” tutupnya.

Penulis : Dian Sastra

Editor    : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan