ASN Pemprov Kalbar Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Bus Damri, Bupati Sintang Melayat ke Rumah Duka
Sintang(Suara Kalbar)- Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Sintang. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Martini, meninggal dunia akibat kecelakaan bus Damri rute Sintang–Pontianak di kawasan Penyeladi, Kabupaten Sanggau.
Sebagai bentuk belasungkawa, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mendatangi langsung rumah duka, Senin ( 6 /4/2026). Kehadiran orang nomor satu di Sintang tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang tengah berduka.
“Kita turut berbelasungkawa, karena bagaimana almarhum juga merupakan warga Sintang. Semoga keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan, “ucap Bupati Saat melayat ke rumah duka.
Martini diketahui merupakan warga Gang Wiyata 2, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang. Ia bekerja sebagai ASN di UPT Laboratorium Kesehatan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Suasana haru begitu terasa saat Bupati tiba di lokasi.
Terlihat, Rumah duka dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, kerabat, hingga masyarakat sekitar. Warga juga tampak bergotong royong membantu persiapan prosesi pemakaman, termasuk mendirikan tenda di sekitar kediaman almarhumah.
Di mata warga sekitar, Martini dikenal sebagai sosok yang sederhana dan rendah hati. Salah seorang tetangga menyebut almarhumah sebagai pribadi yang mudah bergaul dan tidak pernah membeda-bedakan.
“Beliau itu orangnya sangat humble, ramah sama siapa saja. Kalau ketemu selalu menyapa, bahkan sering ikut kegiatan warga. Kami sangat kehilangan,” ujar seorang warga setempat.
Warga lainnya juga mengungkapkan bahwa Martini dikenal aktif dalam kegiatan lingkungan serta kerap membantu tetangga yang membutuhkan.
“Orangnya baik dan peduli. Kepergiannya benar-benar membuat kami merasa kehilangan, “kenang warga.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana





