Polisi Lakukan Olah TKP, DAMRI Sampaikan Belasungkawa atas Kecelakaan Bus di Sanggau
Sanggau (Suara Kalbar) -Kanit Gakum Satlantas Polres Sanggau, Ade S, menginformasikan bahwa sore ini sedang dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca kecelakaan bus Damri yang terjadi kemarin.
“Kami dari Lantas Polres Sanggau bersama dengan Lantas Polda Kalbar, didampingi oleh Dishub dan jasa raharja serta perwakilan Damri, melaksanakan giat traffic analysis accident di TKP Laka Lantas yang melibatkan bus Damri,” kata Ade S.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan tersebut merenguet korban satu orang meninggal dunia.
“Sampai saat ini, situasi olah TKP masih berlangsung. Lalu Lintas aman dan kondusif,” ujar Ade S.
Sementara itu General Manager Damri Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan bus Damri yang terjadi di Desa Penyaladi, Sanggau, pada Minggu (05/04/2026) kemarin siang.
“Perum Damri turut berdukacita dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian yang menimpa salah satu pelanggan kami,”ucapnya.
Bus membawa kurang lebih 31 pelanggan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan tentunya saat ini proses investigasi masih berlangsung oleh tim dari internal kami dan juga tim dari kepolisian untuk memastikan penyebab kejadian laka lantas ini.
“Terkait pelanggan -pelanggan kami yang menjadi korban dari kecelakaan lalu lintas sudah kami evakuasi di rumah sakit,”ujarnya.
Jadi penanganan pertama kami bawa ke rumah sakit di Sanggau, kemudian ada beberapa orang yang mengalami luka berat, luka ringan juga kami rujuk ke rumah sakit di Pontianak.
“Prinsipnya kami akan bertanggung jawab penuh terhadap korban-korban di kejadian ini. Jumlah pelanggan sebanyak 31 penumpang tetapi memang yang dirawat di rumah sakit tidak sejumlah itu. Namun secara keseluruhan memang ada yang mengalami luka berat, luka ringan dan satu meninggal dunia. Kurang lebih ada sekitar 6 orang yang mengalami luka berat,”ungkapnya.
Tentunya kami juga melakukan proses pengawalan untuk proses kesembuhan pelanggan tersebut nantinya.
Terkait dengan informasi yang beredar mengenai Remblong tentunya berdaasarkan dengan uji kendaraan.
“Untuk kendaraan ini dalam posisi aktif atau aktif masa berlakunya. Kami tentunya sampai saat ini masih dalam proses investigasi jadi memang belum diketahui penyebab utama dari kejadian laka lantas ini,”bebernya
Tapi tentunya kami juga terus membuka agar penyelidikan investigasi ini berjalan dengan jelas dan transparan.
“Sementa untuk CCTV di bus berfungsi di kendaraan kami berfungsi dan saat ini juga memang sedang dilakukan pengecekan dan investigasi. Karena memang CCTV juga menjadi salah satu barang bukti untuk mengetahui penyebab kejadian laka lantas ini,”katanya.
Saat ini untuk pelayanan rute-rute baik Sintang Pontianak maupun rute lainnya masih tetap kami operasionalkan seperti biasa.
“Tentunya kami juga tetap memastikan bahwa keselamatan dan keamanan pelanggan itu menjadi prioritas. Jadi memang kami juga tetap mengedepankan sisi keselamatan dalam mengoperasionalkan kendaraan,”pungkasnya.
Penulis Darmansyah






