SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Kerusakan Jalan di Jembatan Melobok, Pemkab Sanggau Telah Laporkan ke Provinsi

Kerusakan Jalan di Jembatan Melobok, Pemkab Sanggau Telah Laporkan ke Provinsi

Kerusakan Jalan di Jembatan Melobok, Pemkab Sanggau Telah Laporkan ke Provinsi. SUARAKALBARCO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Kerusakan jalan di Jembatan Melobok, Desa Melobok, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, telah dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Barat.

Kerusakan jalan tersebut terjadi pada Rabu (01/04/2026) dan menyebabkan satu unit dump truk terperosok ke dalam lubang di sekitar jembatan.

Plt. Kadis PUPR Kabupaten Sanggau menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan tersebut.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas PUPR Provinsi Kalbar dan sedang menunggu instruksi lebih lanjut,” katanya kemarin.

Sementara Kapolsek Meliau, Polres Sanggau, Iptu Supar, menyatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan telah memasang tanda peringatan serta banner imbauan di sekitar lokasi kerusakan.

Pihaknya juga telah menyiapkan jalur alternatif untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Kendaraan dari arah Parindu menuju Meliau diarahkan melalui simpang Gunung Mas yang terhubung ke Afd. 4 Gunung Meliau, sementara dari arah Meliau menuju Parindu dapat menggunakan jalur Simpang Mayam yang tembus ke Jalan Sungai Adong.

Iptu Supar mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan.

“Kerja sama dari semua pihak sangat penting agar situasi tetap aman dan kondusif,” ucapnya.

Dum truk yang terperosok telah berhasil dievakuasi oleh petugas dengan bantuan pihak terkait. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati guna menghindari kerusakan yang lebih luas pada struktur jalan maupun jembatan.

Kerusakan jalan di Jembatan Melobok diduga disebabkan oleh kondisi tanah di sekitar jembatan yang mengalami pengikisan atau erosi. Aliran air sungai di bawah jembatan secara perlahan menggerus tanah penopang sehingga menyebabkan penurunan daya dukung jalan.

Penulis Darmansyah/r

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play