SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Dorong Pariwisata Daerah, HPI Kalbar Rancang Program Strategis di Musda 2026

Dorong Pariwisata Daerah, HPI Kalbar Rancang Program Strategis di Musda 2026

Pembukaan Musda III DPD HPI Kalbar. SUARAKALBAR.CO.ID/Fajar

Pontianak (Suara Kalbar) – Dewan Pengurus Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD HPI) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-III tahun 2026 di Aula Kerianf Banding, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Kalimantan Barat, Rabu (1/4/2026).

Musda ini menjadi momentum penting bagi organisasi pramuwisata tersebut untuk melakukan konsolidasi internal, termasuk memilih ketua baru serta merumuskan arah pengembangan sektor pariwisata di Kalimantan Barat ke depan.

Ketua DPD HPI Kalbar, Fahroolyadi, mengatakan bahwa agenda utama dalam Musda kali ini adalah pemilihan kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin berkembang dan berkontribusi lebih luas.

“Agenda musda kita paling utama pemilihan ketua yang baru, Kemudian kita akan Kita merancang bagaimana kegiatan ataupun rencana pengembangan HPI kedepannya terkait dengan kerjasama dengan stakeholder-takeholder pariwisata, baik itu praktisi, akademisi, ataupun rektor-sektor lain yang bergerak di bidang kemasyarakatan ekonomi kreatif yang ada di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Selain itu, HPI Kalbar juga berencana menyusun daftar objek wisata prioritas sebagai upaya mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah. Daftar tersebut akan menjadi versi resmi dari DPD HPI Kalbar berdasarkan sejumlah indikator yang telah ditentukan.

“kita akan buat objek wisata prioritas Kalimantan Barat, yaitu versi DPD HPI. Jadi di sana akan menampilkan sepuluh desa wisata ataupun objek wisata prioritas yang di sini berdasarkan dengan tingkat kunjungan wisatawan dan kemudahan akses dan aktivitas wisata yang ada di tempat tersebut,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pramuwisata, HPI Kalbar juga terus mendorong peningkatan kompetensi dan standarisasi pelayanan bagi para anggotanya. Hal ini dinilai penting agar Kalimantan Barat tidak tertinggal dibandingkan daerah lain dalam sektor pariwisata.

“Yang pasti kita akan terus meningkatkan kinerja ataupun peningkatan standarisasi pelayanan servis. Jadi kita nggak mau di Kalimantan Barat di anak tirikan. Untuk yang pernah kita lakukan antara lain adalah sertifikasi kompetensi itu baik di bidang pemandu lokal, city tour lintas daerah, ekowisata, dan beberapa minat khusus juga yang kita lakukan kemudian untuk peningkatan safety pelayanan prima Dan knowledge tentang objek-objek wisata yang ada di Kalimantan Barat itu selalu kita update,” tegasnya.

Melalui Musda ini, diharapkan HPI Kalbar mampu memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah, sekaligus meningkatkan profesionalisme para pramuwisata di Kalimantan Barat.

Penulis: Fajar Bahari

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play