SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kuliner Kacang Asin Jadi Suguhan Wajib Lebaran, Simbol Kehangatan Silaturahmi

Kacang Asin Jadi Suguhan Wajib Lebaran, Simbol Kehangatan Silaturahmi

Kacang Asin [int]

Suara Kalbar  – Selain kue-kue kering manis, kacang asin seperti kacang bawang dan kacang tanah goreng tetap menjadi camilan tradisional yang tak pernah absen menghiasi meja tamu saat Hari Raya Idul Fitri. Sajian sederhana ini dikenal dengan cita rasa gurih, renyah, serta aroma khas yang menggugah selera.

Kehadiran kacang asin dalam toples Lebaran bukan sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi turun-temurun di masyarakat Indonesia. Rasa gurih yang dihasilkan dari perpaduan bawang putih dan daun jeruk menjadikan camilan ini digemari oleh berbagai kalangan.

Beberapa jenis kacang asin yang populer di antaranya kacang bawang putih yang diolah dengan cara direndam bumbu sebelum digoreng bersama irisan bawang, kacang tojin, kacang tanah goreng gurih, hingga kacang disko yang memiliki tekstur lebih renyah dengan balutan tepung.

Aroma khas kacang asin menjadi daya tarik tersendiri. Proses penggorengan dengan irisan bawang putih hingga garing serta tambahan daun jeruk memberikan wangi harum yang semakin memperkuat cita rasa. Hal ini membuat kacang asin kerap menjadi camilan favorit saat berbincang bersama keluarga maupun tamu yang berkunjung.

Dalam proses pembuatannya, kacang tanah kupas biasanya direndam terlebih dahulu dengan bumbu seperti bawang putih, garam, dan penyedap selama satu hingga dua jam. Cara ini dilakukan agar bumbu meresap sempurna sekaligus menghasilkan tekstur yang lebih renyah setelah digoreng.

Selain itu, kacang asin juga dikenal memiliki daya tahan yang cukup lama. Dengan penyimpanan dalam wadah kedap udara, camilan ini dapat disiapkan jauh hari sebelum Lebaran tanpa mengurangi kualitas rasa dan kerenyahannya.

Seiring meningkatnya kesadaran akan pola hidup sehat, sebagian masyarakat kini mulai beralih ke metode pengolahan dengan cara dipanggang atau menggunakan oven. Alternatif ini dinilai lebih sehat karena mengurangi penggunaan minyak, namun tetap mempertahankan cita rasa gurih yang khas.

Di balik kesederhanaannya, kacang asin memiliki makna tersendiri dalam tradisi Lebaran. Camilan ini menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan, menemani momen silaturahmi serta mempererat hubungan antar keluarga dan kerabat di hari yang penuh berkah.

Sumber: Berbagai sumber

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan