SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Pemuda Katolik Kalbar Dilantik, Gubernur Kalbar Dorong Program Konkret untuk Masyarakat

Pemuda Katolik Kalbar Dilantik, Gubernur Kalbar Dorong Program Konkret untuk Masyarakat

Pemuda Katolik Kalbar Dilantik, Gubernur Kalbar Dorong Program Konkret untuk Masyarakat.[HO-Istimewa]

Pontianak (Suara Kalbar)- Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan dukungan penuh terhadap pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalbar periode 2025-2028.

Acara pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (9/8/2025), dan dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai organisasi kepemudaan.

Ria Norsan menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi awal komitmen kolaboratif antara Pemuda Katolik dan Pemerintah Provinsi Kalbar.

“Kami sangat mendukung dilantiknya pengurus Pemuda Katolik Kalimantan Barat. Ini bukan hanya soal berorganisasi, tetapi juga bersinergi membangun Kalbar agar lebih maju ke depan,” ujarnya.

Gubernur mengapresiasi semangat pengurus baru yang siap berkolaborasi, serta keterbukaan organisasi dalam menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah. Menurutnya, kehadiran pelantikan di Pendopo Gubernur adalah simbol bahwa Pemuda Katolik merupakan bagian dari keluarga besar pembangunan daerah.

“Biasanya organisasi kepemudaan harus melalui jalur panjang untuk menyampaikan aspirasi. Hari ini, Pemuda Katolik punya pintu langsung. Jika ada program provinsi yang belum maksimal, Ketua Komda bisa langsung berkomunikasi dengan saya,” tambahnya.

Ia juga berharap Pemuda Katolik berperan aktif sebagai akselerator dan agregator dalam menyukseskan program pembangunan di seluruh tingkatan. Ria Norsan menekankan bahwa program yang dijalankan harus bersifat konkret, bukan sekadar simbolis.

“Kami titipkan agar program Pemuda Katolik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukan zamannya lagi program simbolik. Kita butuh program yang menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur mengingatkan bahwa Pemuda Katolik memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjadi pengawal kebijakan pemerintah, termasuk memberi masukan atau kritik konstruktif terhadap program yang belum optimal.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Komda Kalbar, Hubertus Vinsensius Wake, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan ruang yang diberikan oleh Pemprov Kalbar. Ia menegaskan kesiapan organisasinya untuk mengawal jalannya pemerintahan sekaligus merealisasikan berbagai program dari pusat hingga ke daerah.

“Kehadiran kami di pendopo ini menjadi simbol bahwa Pemuda Katolik diterima sebagai mitra strategis. Kami berkomitmen mengawal pemerintahan Bapak Gubernur sampai akhir masa jabatan, dan siap menurunkan program-program pusat seperti advokasi, pemberdayaan perempuan, pelatihan tanggap bencana, dan lainnya,” ungkap Hubertus.

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan