OJK Sebut Produk Unit Link Masih Akan Jadi Produk Unggulan di 2025
Suara Kalbar- Produk unit link masih akan menjadi salah satu produk unggulan bagi industri asuransi jiwa pada 2025. Meskipun porsi unit link telah berada pada ekuilibrium yang baru di sekitar 26-28 persen.
Hal ini disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK Ogi Prastomiyono. Ia menyebut sampai dengan akhir 2024, premi unit link mencapai Rp51,8 triliun atau sebesar 28 persen dari total premi asuransi jiwa.
“Secara year on year (yoy), angka premi ini memang masih menunjukkan angka pertumbuhan negatif. Namun jika melihat performa unit link di 2024, angka ini menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2024,” kata Ogi dilansir dari ANTARA, Senin (17/3/2025).
Disisi lain, porsi endowment sebagai produk murni asuransi juga mengalami peningkatan sejak adanya rekonstruksi pada unit link, dan berada pada porsi sebesar 31 persen dari total premi. Kedua produk ini, baik unit link maupun endowment, dinilai akan menjadi tulang punggung sumber premi bagi industri asuransi jiwa pada masa yang akan datang.
Berdasarkan catatan OJK, kinerja asuransi komersil berupa pendapatan premi pada periode Januari 2025 sebesar Rp34,76 triliun atau turun 4,10 persen yoy, yang salah satunya terdiri dari premi asuransi jiwa tumbuh sebesar 10,39 persen yoy dengan nilai sebesar Rp19,14 triliun.
Secara umum, permodalan industri asuransi komersial masih menunjukkan kondisi yang solid. Industri asuransi jiwa sendiri secara agregat mencatatkan risk based capital (RBC) sebesar 448,18 persen atau di atas threshold sebesar 120 persen.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





