Pendampingan Manasik Haji Libatkan Pokjaluh, Sinergi untuk Jemaah Haji Singkawang
Singkawang (Suara Kalbar)- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Singkawang menginisiasi program pendampingan praktik manasik haji yang melibatkan Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh). Program ini merupakan inisiatif langsung dari Kepala Kantor Kemenag Singkawang sebagai bentuk sinergi antara Pokjaluh dengan jemaah haji Singkawang, Sabtu (22/2/2025).
Kegiatan ini menjadi program tambahan dari Kemenag Singkawang untuk mendukung program inovasi unggulan ZI yakni SILAJAK, yang tidak hanya melibatkan Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), tetapi juga para penyuluh agama Islam. Dengan adanya praktik lapangan ini, diharapkan jemaah haji dapat lebih memahami tata cara ibadah haji secara langsung, sekaligus menjaga kebugaran fisik mereka agar tetap sehat selama menjalankan ibadah haji.
Sebanyak 110 Jemaah Calon Haji Kota Singkawang mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka dibimbing langsung oleh H. Jahri yang merupakan penyuluh agama Islam, serta didampingi oleh seluruh anggota Pokjaluh.
Praktik ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata tentang perjalanan ibadah haji, khususnya di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (ARMUZNA), sehingga jemaah memiliki pemahaman yang lebih mendalam sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Rangkaian kegiatan dimulai dari Kantor Wali Kota Singkawang, kemudian menelusuri jalan menuju halaman Masjid Agung, berlanjut ke lapangan TCM, dan kembali lagi ke Kantor Wali Kota.
Setiap titik persinggahan dalam praktik ini disesuaikan dengan tahapan perjalanan haji yang sebenarnya, agar jemaah dapat memahami setiap prosesi dengan lebih baik.
“Dengan adanya praktik ini, kami berharap jemaah dapat lebih siap secara fisik dan mental dalam menjalankan ibadah haji. Mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung yang akan membantu mereka melaksanakan rangkaian ibadah dengan lebih baik,” ujar H. Jahri.
Program ini mendapat apresiasi tinggi dari para jemaah haji yang merasakan manfaat langsung dari praktik yang dilakukan. Mereka merasa lebih percaya diri dalam memahami tata cara ibadah haji, terutama mengenai prosesi ARMUZNA yang menjadi inti dari pelaksanaan haji.
Kemenag Singkawang terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang optimal bagi jemaah haji, termasuk melalui inovasi program seperti ini. Diharapkan, dengan pendampingan yang lebih intensif, jemaah haji asal Singkawang dapat menunaikan ibadah dengan lancar serta meraih predikat haji mabrur dan mabruroh.
Penulis : Hendra/ rilis
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






